Search This Blog

Friday, 9 July 2010

juknis

PETUNJUK TEKNIS
KEGIATAN LOMBA GIAT BUDAYA BAGI SIAGA
TINGKAT KWARTIR CABANG GUNUNGPATI
GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG 14.111-14.112
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
TAHUN 2010

A. PENDAHULUAN
Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang, sebagai salah satu Gugusdepan Perguruan Tinggi di Indonesia, dalam upaya memajukan Gerakan Pramuka di Indonesia, sejalan dengan prinsip Tri Darma Perguruan Tinggi, dan AD ART Gerakan Pramuka maka perlu mengadakan kegiatan yang bermanfaat bukan saja bagi anggota internal, namun juga bagi satuan pramuka pada tingkat/golongan lainnya. Sebagai usaha mengembangkan kepramukan lingkup Kwartir Cabang Kota Semarang , khususnya bagi anggota Gerakan Pramuka golongan siaga, maka Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang akan menyelenggarakan yang bertajuk Lomba Giat Budaya Siaga .

Baca selengkapnya>>

juklak lomba giat siaga

PETUNJUK PELAKSANAAN KEGIATAN
LOMBA GIAT BUDAYA BAGI SIAGA
TINGKAT KWARTIR RANTING GUNUNGPATI
GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG 14.111-14.112
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
TAHUN 2010


A. PENDAHULUAN
Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang, sebagai salah satu Gugusdepan Perguruan Tinggi di Indonesia, dalam upaya memajukan Gerakan Pramuka di Indonesia, sejalan dengan prinsip Tri Darma Perguruan Tinggi, dan AD ART Gerakan Pramuka maka perlu mengadakan kegiatan yang bermanfaat bukan saja bagi anggota internal, namun juga bagi satuan pramuka pada tingkat/golongan lainnya. Sebagai usaha mengembangkan kepramukan lingkup Kwartir Cabang Kota Semarang , khususnya bagi anggota Gerakan Pramuka golongan siaga, maka Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang akan menyelenggarakan yang bertajuk Lomba Giat Budaya Siaga .
Kegiatan ini diselenggarakan juga dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2010), sehingga semangat dan tujuan utama kegiatan ini adalah pendidikan/edukasi yang tidak meninggalkan nilai budaya.

Baca selengkapnya>>

Wednesday, 7 July 2010

hypnoteaching oh hypnoteaching

Pengertian metode hynotaching
Meski guru memberikan perhatian 100 persen untuk mengajar mereka, perhatian para siswa tak selalu fokus penuh pada ilmu yang disampaikan. “Kurangnya interaksi antara guru dan murid menjadi penyebab kurangnya konsentrasi murid dan menyebabkan murid tak selalu paham dengan materi yang disampaikan,” Berangkat dari fakta tersebut, Inti Education Indonesia mengadakan pendekatan lain yaitu pengajaran melalui Hypnoteaching.
Hypnoteaching adalah sebuah metode pengajaran yang menggunakan bahasa-bahasa bawah sadar yang menimbulkan sugesti siswa untuk terkonsentrasi secara penuh pada ilmu yang disampaikan guru. “Hypnoteaching dimulai dengan mengubah persepsi siswa terhadap guru,”
Mengubah persepsi bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti guru meminta tolong pada siswa. “kebanyakan guru hanya meminta tolong kepada beberapa murid tertentu. Tapi tak pernah meminta tolong pada murid lainnya, ini salah,”. Dengan meminta tolong hal-hal kecil pada siswa -seperti mengambil spidol-, guru bisa meminta tolong untuk hal-hal yang besar -seperti : kalian harus memahami
Baca selengkapnya>>

Dev cpp

{

/* file untuk mencari hasil perkalian*/



// umtuk mendefinisikan apa yang akan kita pilah nanti

char pilih;

int aa,bb,hasil_kali;

pilih='y';



// menentukan pilihan akan melanjutkan program atau tidak


Baca selengkapnya>>

Tuesday, 6 July 2010

keputusan mengambil

Pembangunan pendidikan di Indonesia saat ini lebih diarahkan pada peningkatan mutu  agar mampu bersaing secara global. Persaingan global telah menimbulkan kompetisi global. Bila dalam bidang ekonomi, kompetisi global ditandai dengan pasar bebas yang akan memberikan kesempatan pada negara manapun untuk memasarkan produknya baik berupa barang dan jasa di negara manapun tanpa adanya batasan, maka dunia pendidikan menyikapinya dengan kolaborasi. Hal ini sudah mulai dirasakan akhir-akhir ini dengan semakin aktifnya para agen lembaga pendidikan luar negeri menawarkan kolaborasi program-programnya secara profesional dan proporsional. Masyarakat dapat lebih memilih lembaga pendidikan yang bermutu. Demikian pula lembaga pendidikan dapat lebih membidik calon peserta didik dengan segmen tertentu. Penjaringan calon peserta didik menjadi lebih terfokus.
Penjaringan calon siswa terpadu dapat menaikkan kinerja institusi dan meningkatkan kompetitifnes dari institusi. Hal ini juga berlaku untuk pendidikan tinggi. Kunci pokok dari penjaringan calon peserta didik disini adalah mahasiswa, karena mahasiswa yang akan menerima layanan dan mahasiswa yang harus bekerja keras untuk sukses belajar dengan nilai akademis yang baik. Oleh karena itu sangatlah perlu diketahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut: Siapa mahasiswa yang diterima dan mendaftar ulang selama ini? Bagaimana segmentasi mahasiswa selama ini?

baca selengkapnya>>