23 juli 2018 kita memperingati hari anak nasional, dengan
adanya hari anak ini diharapkan pemerintah dan orang tua lebih memperhatikan
hak2 anak-anak indonesia termasuk haknya dalam hal pendidikan, besertaan dengan
upcara di beberapa daerah diputarkan video presiden joko widodo, tentang hari
anak nasional, saat acara puncak hari anak nasional ini juga di adakan berbagai
permainan tradisional anak2, yang sudah mulai terkubur karena kebanyakan anak2
sekarang sibuk bermain denan smartphone, dan melupakan permainan tradisional.
Search This Blog
Monday, 23 July 2018
Thursday, 19 July 2018
This Is Story
This is story about some one who already maried but falling
in love with girls, and the girls don’t want falling in love with ther people
husband
Berawal dari ke isengan, karena merasa kesepian, si cowok
mengirim pesan kepada si cewek. Karena merasa bahwa si cewek mampu mengisi rasa
sepinya, mulailah tumbuh rasa, kalo si cewek gak bales chatnya dia merasa
kesepian. Sempat untuk bebapa saat si cewek menghilang gak ernah bsa d chat
karena chat fbnya di block. Setelah selang beberapa bulan si cewek chat kembali
dan minta maaf, karena si cowok d blok, oleh pacarnya. Seiring berjalannya
waktu rasa sayang antara keduanya tumbuh semakin dalam, namun terjadi sebuah
kesalah fahaman(si cewek mengira kalau cowok ini gak punya istri karena saat
dia bertanya “apakah kamu sudah punya istri” cowok ini menjawab sambil tertawa”iya
hahaha”)
Setelah sekian lama saling menyapa melalui pesan chat, si
cewek liburan kuliah main kekota tempat cowoknya tersebut, setelah bertemu
ngobrol kesana kemari. Mereka merasa cocok, namun setelah si cewek mengetahui
bahwa jawaban cowok saat d tanya sudah punya istri belum ternyata memang benar
iapun merasa sangat di bohongi sama cowoknya, dia pun marah karena si cowok
tidak meluruskan kesalah pahaman itu,....
....The End....
Friday, 13 July 2018
PKH (Program Keluarga Harapan)
Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH
adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima
Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sebagai
upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah
Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal
di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers
(CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi
kemiskinan yang dihadapi negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan
kronis.
Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH
membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk
memanfaatkanberbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan
pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai
didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan
mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi
dan Nawacita Presiden RI.
Melalui PKH, KPM didorong untuk memiliki akses dan
memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi,
perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program
perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara
berkelanjutan. PKH diarahkan untuk menjadi tulang punggung penanggulangan
kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan
sosial nasional
ternyata ada sedikit penyimpangan yang dilakukan oleh
oknum-oknum tak bertanggung jawab, karena kasus tersebut . Kementerian Sosial segera mengumpulkan 42
ribu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Indonesia. Hal tersebut
menyikapi terungkapnya kasus penyelewengan dana sosial PKH sebesar Rp 95 juta
di Sunter Jaya, Jakarta Utara.
Wednesday, 11 July 2018
Sudah Tempatkah SKTM
Beberapa hari ini, banyak tertulis di media surat kabar maupun muncul berita di televisi maupun radio mengenai SKTM, apakah surat keterangan tidak mampu ini sudah sesuai sasaran? sudah benar2 yang menerima adalah keluarga kurang mampu?
Isu ini mulai mencuat, saat penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah. hal ini terjadi karena saat pengecekan data yang masuk kesekolah, ditemukan banyak siswa yang masuk kesekolah menggunakan SKTM ternyata adalah kalangan keluarga mampu.
Tentunya hal seperti ini menjadi PR bagi pemerintah kedepannya, agar nantinya SKTM ini bisa diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab...
Isu ini mulai mencuat, saat penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah. hal ini terjadi karena saat pengecekan data yang masuk kesekolah, ditemukan banyak siswa yang masuk kesekolah menggunakan SKTM ternyata adalah kalangan keluarga mampu.
Tentunya hal seperti ini menjadi PR bagi pemerintah kedepannya, agar nantinya SKTM ini bisa diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab...
Tuesday, 12 June 2018
Politik (Tak ada Kawan dan Musuh Abadi)
Politik...oh....Politik
Belakangan ini makin marak, di media masa dan jejaring sosial berbagai macam pro kontra pemimpin yang ada,
terjadi pertentangan antara kedua kubu pendukung.
padahal, dalam politik tidak ada yang abadi, para petinggi partai hari ini lawan belum tentu besok masih lawan
bisa saja besok sudah menjadi kawan. Sedangkang orang yang berada di bawah,
Setelah mereka memilih salah satu golongan/mendukung salah satu golongan mereka akan tetap bertentangan...
Padahal apa yang mereka dapatkan?
Apa untungnya bagi mereka?
Sadarlah kawan, tidak ada untungnya bagi kalian untuk ikut memperdebatkan para petinggi,
Karena itu tidak ada pengaruh bagi mereka, malah merugikan dirimu...
Belakangan ini makin marak, di media masa dan jejaring sosial berbagai macam pro kontra pemimpin yang ada,
terjadi pertentangan antara kedua kubu pendukung.
padahal, dalam politik tidak ada yang abadi, para petinggi partai hari ini lawan belum tentu besok masih lawan
bisa saja besok sudah menjadi kawan. Sedangkang orang yang berada di bawah,
Setelah mereka memilih salah satu golongan/mendukung salah satu golongan mereka akan tetap bertentangan...
Padahal apa yang mereka dapatkan?
Apa untungnya bagi mereka?
Sadarlah kawan, tidak ada untungnya bagi kalian untuk ikut memperdebatkan para petinggi,
Karena itu tidak ada pengaruh bagi mereka, malah merugikan dirimu...
Subscribe to:
Comments (Atom)