Search This Blog

Thursday, 6 May 2010

pertumbuhan remaja dan masalahnya

Seperti yang kita ketahui masa kedewasaan ialah masa yang lebih dari sekedar satu tingkat diatas masa anak-anak. Masa ini pasti akan dilewati oleh setiap individu, periode transisi yang penting bagi pengembangan emosi. Ini adalah periode meninggalkan ketergantungan masa kanak-kanak dan menuju masa dewasa. Kedewasaan mirip seperti wisatawan yang pergi dari satu tempat namun belum sampai tempat berikutnya.

Masa transisi anak menuju remaja dibagi menjadi tiga tahap, masing-masing masa memiliki ciri yang khusus tapi tidak memiliki batas yang jelas. Pembagiannya ialah:
(1)masa remaja awal/dini (early adolescence) umur 11 – 13 tahun
(2)masa remaja pertengahan (middle adolescence) umur 14 – 16 tahun
(3)masa remaja lanjut (late adolescence) umur 17 – 20 tahun

Remaja akan mengalami periode perkembangan fisik dan psikis yaitu sebagai berikut :
1. Masa pra-pubertas (12 - 13 tahun)
2. Masa pubertas (14 - 16 tahun)
3. Masa akhir pubertas (17 - 18 tahun)
4. Periode remaja Adolesen (19 - 21 tahun)

A.Ciri - Ciri Masa Remaja
Masa remaja adalah suatu masa perubahan. Pada masa remaja terjadi perubahan yang cepat baik secara fisik, maupun psikologis. Ada beberapa perubahan yang terjadi selama masa remaja:
1.Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal dengan sebagai masa storm & stress.
2.Perubahan fisik disertai kematangan seksual, perubahan fisik yang terjadi secara cepat, baik perubahan internal seperti sistem sirkulasi, pencernaan, dan sistem respirasi maupun perubahan eksternal seperti tinggi badan, berat badan, dan proporsi tubuh sangat berpengaruh terhadap konsep diri remaja
3.Perubahan dalam hal yang menarik bagi dirinya dan hubungan dengan orang lain. Selama masa remaja banyak hal-hal yang menarik bagi dirinya dibawa dari masa kanak-kanak digantikan dengan hal menarik yang baru dan lebih matang.
4.Perubahan nilai, dimana apa yang mereka anggap penting pada masa kanak-kanak menjadi kurang penting karena sudah mendekati dewasa
5.Kebanyakan remaja bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi.

B.Remaja dan Pubertas
Kedewasaan dan pubertas itu berbeda, kedewasaan merujuk pada semua tahap yang dilewati untuk mencapai tingkatan kedewasaan. Sedangkan pubertasi ialah hal yang hanya berkaitan dengan kematangan seksual.
Kedewasaan, pada anak perempuan terjadi pada usia 13-18 tahun. Sedangkan pada anak laki-laki usia 14-18 tahun,sebaliknya pubertasa merupakan periode yang tumpang tindih. Selama waktu 4 tahun, 2 tahun untuk menyiapkan reproduksi tumbuh. Sedang sisa 2 tahun berikutnya digunakan untuk menyelesaikan proses. Rata-rata anak perempuan tumbuh pada usia 10-12 dan anak laki-laki pada usia 12-13 tahun. Pada usia ini anak mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Anak perempuan biasanya tumbuh lebih awal namun dalam waktu yang tidak terlalu lama akan tersusul oleh anak laki-laki.
Pengontrol masa pubertas ialah glandula endokrin yang ditemukan dalam otak, di leher, diatas ginjal, dan sistem reproduksi. Glandula ini menghasilkan zatkimia yang dikenal sebagai hormon.

1.Perubahan Pubertas pada Anak Perempuan
Muncul pada usia 10 hingga 12 tahun dengan ciri-ciri yang tampak adalah sebagai berikut:
a.Perubahan payudara
seperti pigmen areola dan pembesaran puting dan otot payudara terjadi pada tahap paling awal, biasanya satu payudara mengalami pertumbuhan lebih cepat dibanding payudara yang satunya. Tapi ini wajar, seiring berjalannya waktu ukurannya akan sama.
b.Membesarnya pinggul dan melebarnya pangkal paha.
c.Tumbuh rambut pada kemaluan atau bisa juga tumbuh ditempat lain, termasuk ketiak.
d.Menstruasi
Terjadi dua tahun setelah manifestasi pubertas yang pertama. Siklus menstruasi biasanya setiap 28 hari sekali dan berakhir setelah 5 hari

2.Perubahan Pubertas pada Anak Laki-Laki
Muncul pada usia 12-13 tahun denganciri-ciri yang nampak ialah sebagai berikut:
a.Pembesaran alat kelamin luar, yaitu penis dan testis.
b.Tumbuh rambut pada kemaluan, ketiak, antar kemaluan dengan pusar, pada paha, pada wajah ( rambut pada wajah biasanya tumbuh 2 tahun setelah rambut pada kemaluan).
c.Suara berubah keluarnya air mani pada malam hari, hal ini sama dengan menstruasi pada anak perempuan.

C.Kedewasaan dan Seks
Dorongan seks pada perilaku kedewasaan memiliki arti penting, menurut Feud, ”seksualitas mempengaruhi dan dipengaruhi” oleh perilaku disetiap bidang kegiatan dan kehidupan.pada masa-masa ini remaja perlu bimbingan dari orang tua agar mereka tidak melakukan perilaku yang menyimpang seperti homoseksualitas, mastrubasi, dll.

D.Masalah Penyalahgunaan Obat
Peyalahgunaan obat sering terjadi pada remaja di negara-negara Asia, sebagian besar pecandu obat menunjukkan tanda-tanda konflik, kebingungan, masalah mental, turunnya prestasi di sekolah, salah pergaulan, dan emosional. Untuk menanggulangi penyimpangan ini, hal yang dapat dilakukan oleh orangtua adalah :
1.Meyediakan fasilitas rekreasi dan hiburan dalam keluarga maupun asrama
2.Pemanfaatan energi remaja dalam kegiatan konstruktif dan minat sehat lainnya.
3.Mengenalkan bahaya penyalah gunaan obat di kalangan remaja.
4.Menyediakan fasilitas psikiater secara periodik disekolah.
5.Menerapkan cek kesehatan secara tegas.

E.Remaja dan Orangtua
Sifat yang berkesan dimasa remaja ialah ketika remaja cenderung berjarak dari orangtua, suasana hati sering berubah-ubah, beberapa remaja menjadi tertutup dan tidak suka bergaul. Pada masa ini remaja biasanya remaja mulai memberontak pada orangtua dan terhadap kemapanan. Kenyataan ini melawan semua hal yang otoriter, afiliasi yang ia pilih biasanya bertentangan dengan keinginan dan harapan orangtua .
Soetjiningsih membagi permasalahan remaja menjadi tujuh masalah, yaitu :
1.terganggunya nutrisi
2.penggunaan obat terlarang,
3.terganggunya kesehatan jiwa,
4.masalah kesehatan gigi
5.penyakit yang terkait dengan lingkungan bersih
6.gangguan kesehatan karena hubungan seks
7.trauma fisik dan psikis karena sebagai korban kekerasan.

Keluarga perlu mengajarkan budi pekerti guna membangun tiga sifat utama yaitu:
1.Pertama, manusia berkarakter mulia yang mempunyai prinsip yang baik. Mereka yakin akan kehormatan, integritas, kewajiban, belas kasih, keadilan dan nilai etika lain. Prinsip-prinsip tersebut kemudian dikenal dengan istilah Enam Pilar Karakter.
2.Kedua, manusia berkarakter mulia yang mempunyai nurani yang kuat. Kesadaran nurani adalah semacam kompas moral internal yang membantu anak remaja kita membedakan benar dan salah
3.Ketiga, manusia berkarakter mulia yang mempunyai keberanian moral, kemauan untuk mendengarkan suara hati nurani dan melakukan hal yang benar, kendati harus menanggung resiko yang tidak menyenangkan

F.Kesenjangan Remaja
Proporsi anak perempuan dan laki-laki untuk mengagumi sehingga menjadi tergila-gila atau berfantasi terhadap lawan jenis biasanya tidak dapat dihindari. Obyek yang dikagumi -biasanya disebut idola- digunakan oleh remaja sebagai model yang menjadi impian masa depannya. Para peneliti mengatakan bahwa kesenangan jauh lebih intensif dan lebih kuat pada anak perempuan dibandingkan anak laki-laki.

No comments:

Post a Comment