Ini merupakan cerita mengenai perjuangan seorang anak manusia, bernama Ruri dengan kondisi ekonomi orang tua yang bisa dikatakan pas-pasan ia ingin bersekolah agar nantinya ia bisa membahagiakan orangtuanya. Tiap hari ia harus bangun pagi karena ia harus berangkat kesekolah dengan berjalan kaki, jarak sekolah dengan rumahnya sekitar 2 km. Begitulah kesehariannya. walaupun anak ini tidak terlalu suka bergaul namun jika ada teman yang membutuhkan bantuannya ia mau menolong. Ruri anaknya tidak terlalu suka bergaul karena sudah terbiasa sendiri. sejak SD sekolahnya sudah tidak bersama dengan teman-teman satu desanya, dia punya seorang teman cewek anaknya bisa dikatakan cantik, Ismy namanya. teman Ruri biasa berbagi dan bercerita mengenai pelajarannya dan juga berbagi keluh kesah dengan Ismy, tiap pulang sekolah mereka selalu bersama karena rumah mereka satu arah, mereka berjalan bersama sambil bercanda dijalan seperti anak-anak pada umumnya, sesekali mereka beristirahat untuk melepas lelah sambil memandangi awan yang ada dilangit, lama kelamaan antara mereka timbulah ikatan yang cukup erat seperti ikatan kakak dan adik. Seiring berjalannya waktu mereka berdua bertambah dewasa, tidak terasa waktu cepat berlalu mereka kini sudah duduk dibangku kelas 6 masa-masa yang biasanya mereka lalui bersama sedikit-demi sedikit mulai berkurang Karena masing-masing dari mereka punya kesibukan sendiri untuk menghadapi ujian sekolah.
Setelah beberapa minggu Ujian sekolahpun telah selesai, dan kini tibalah saat perpisahan suasana terasa sangat menyedihkan dan juga haru. Banyak anak yang meneteskan airmata karena mereka akan berpisah dengan sahabat yang selama ini selalu bersama mereka, sahabat yang biasa bermain bersama, sahabat yang biasa tertawa bersama, sahabat yang biasa diajak berbagi cerita. Para gurupun ikut larut dalam suasana haru, bahkan ada juga guru yang ikut menangis, karena mereka harus berpisah dengan anak-anak yang mereka didik. Beberapa minggu kemudian tibalah waktu pendaftaran masuk kesekolah menengah pertama. Sejak saat inilah kehidupan Ruri berubah, karena Ismy sahabatnya sejak kecil, sahabat yang biasa ia ajak berbagi cerita tidak meneruskan kesekolah dimana ia bersekolah mendaftar, Ruripun merasa kesepian ia merasa bahwa sahabatnya telah meninggalkannya.
Masa orientasi siswa di sekolah menengah pertama dimulai Ruri mendapat kenalan banyak teman temannya baik-baik meskipun ada satu dua orang yang nakal, namun karena rasa kecewanya terhadap Ismy dan juga karena sejak kecil ia terbiasa sendiri, Rury mulai menutup diri terhadap teman yang datang dan ingin bermain bersamanya. Seiring berjalannya waktu Rury mulai bisa menerima perpisahannya dengan Ismy, ia mulai mau bermain dengan anak-anak yang lain namun tetap hanya ada satu teman yang benar-benar dekat dan ia percaya. Sejak Rury sekolah di SMP ia lebih sering bergaul dengan anak SMA hal ini mempengaruhi cara berfikirnya sehingga cara berfikirnya sudah tidak seperti anak-anak seusianya dan rasa individualnya makin bertambah karena ia berfikir bahwa tidak ada anak seusianya yang mengertia dan dapat diajak berbagi pendapat dengannya. Tiga tahun berlalu dengan cepat tibalah saat ujian nasional, ujian berlangsung selama tiga hari, saat-saat ujian terasa begitu membosankan.
Tibalah saat pengumuman ujian nasional, saat pengumuman Ruri mendapat nilai yang lumayan bagus, walaupun tidak sebagus teman-temanya kemudian Ruri masuk ke SMA, yang ia inginkan. Saat kelas satu ia mencoba untuk membaur dengan teman-temannya namun hal tersebut tidak mudah karena ia terbiasa menyendiri, seiring berjalannya kini Ruri sudah kelas dua, pada saat mulai kelas dua inilah anak satu kelas terbagi menjadi dua kelompok, kelompok Ruri terdiri dari lima orang mereka biasa menyebut kelompok mereka sebagai pandara anggota kelompok ini ialah anak-anak yang dahulunya terbiasa menyendiri seperti Ruri. kedua kelompok ini saling bersaing untuk mendapatkan nilai yang baik dalam setiap pelajaran dua kelompok ini tidak pernah sependapat. Seiring berjalannya waktu kedua kelompok ini akhirnya mau bersatu dikarenakan mereka sudah kelas tiga selain itu mereka juga mulai sadar bahwa tujuan mereka bersaing selama ini ialah untuk mendapatkan nilai yang baik dalam setiap pelajaran......
No comments:
Post a Comment