Search This Blog

Friday, 31 December 2010

akhir adalah sebuah awal

Di siang hari udara terasa agak panas, angin berhembus semilir menyejukkan hati, sebuah debu terbang terbawa angin, sambil menikmati indahnya alam ia teringat masa-masa bahagia di tempatnya yang dulu, dahulu dia memiliki sahabat-sahabat yang baik dan selalu menemaninya disaat suka maupun duka, teringat masa-masa mereka tersapu,menghinggapi meja kemudian dilap. namun kini semuanya telah berlalu, masa-masa yang dulu indah kini telah berlalu. tanpa disadari debu sampai disuatu tempat yang baru. dengan suasana yang baru, pokoknya semuanya serba baru,akankah debu mendapatkan teman yang baik seperti ditempatnya yang dulu??????????

Monday, 13 December 2010

AKANKAH PERTANYAANKU TERJAWAB?

Nama: Agus Suryawan
Nim : 1102409016
Makul : Broad Casting


Tahun 2020 di Hirosyima, disebuah rumah yang besar ada seorang anak yang tidak suka bergaul, Sin namanya. Dia adalah anak dari Prof. Hirosi Nakata seorang arkeolog dan Tsuko Minami seorang ahli hukum, pemikiran anak ini sangat kritis.
Di ruang keluarga Sin bercakap-cakap dengan ayahnya prof. Hirosi Nakata mengenai rencana kepergian mereka ke Hokaido.
Prof. Hirosi : Sin, ayah mau mengajakmu ke Hokaido besok senin apakah kamu mau?
Sin : oh tentu saja Ayah. Tapi untuk apa kita pergi kesana?
Prof. Hirosi : ayah mendapat tugas, untuk meneliti sebuah situs purbakala disana.
Sin : wah pasti menyenangkan, bagaimana dengan ibu? Apakah dia akan ikut?
Prof. Hirosi : tidak, dia ada urusan dengan clientnya.
Sin : dimana kita akan menginap?
Prof. Hirosi : kita akan menginap di Hyusino Ichi (penginapan di dekat gunung Fuji).
Keesokan harinya, pukul 04.45 Sin masih tidur, saat itu terdengar suara orang yang memanggil dan mengetuk pintu.
Prof. Hirosi : (tok..tok..tok) Sin bangun sudah pagi, siap-siap untuk berangkat, Sin ayolah bangun
Karena mendengar suara panggikan tersebut Sin pun bangun dari tidurnya,
Sin : Ia Ayah, ini aku sudah bangun,
Prof. Hirosi : Nak, cepat mandi dan persiapkan barang-barangmu pukul 05.30 kita akan berangkat agar ayah tidak terlambat ketempat penelitian.
Sin : Ia ayah, aku segera mandi.
Pukul 05.30 di ruang tengah
Sin : Ok Ayah, semua barang-barangku sudah kubawa, kapan kita akan berangkat?
Prof. Hirosi : (melihat jamnya) karena sekarang sudah pukul 05.30 maka kita berangkat sekarang,
Selama perjalanan mereka bercakap didalam mobil
Sin : Ayah, situs apa yang akan Ayah teliti?
Prof. Hirosi : Sebuah baju perang peninggalan Perang Meijin,
Sin : Berapa hari ayah akan meneliti?
Prof. Hirosi : Sekitar 2 mingguan. Memangnya ada apa?
Sin : Tidak ada apa-apa sih, Yah Cuma pengen tahu aja.
Pukul 09.15 mereka sampai di penginapan, setelah menurunkan semua barang-barang dan membawanya kekamar
Sin : Ayah aku mau berkeliling dulu ya?
Prof. Hirosi : Silahkan, cobalah bergaul dengn orang-orang disini karena kita akan disini selama 2 minggu kedepan.
Sin : baik Yah,
Sin berkeliling ke seluruh penjuruh penginapan, di belakang penginapan tersebut terdapat sebuah gudang yang sudah sangat tua, Sin kembali lagi ke penginapan, di ruang tengah ia betemu Mrs. Hiori(pemilik penginapan Hyusino Ichi)
Mrs. Hiori : Selamat pagi!
Sin : Pagi, Mrs!
Mrs. Hiori : Apakah kamu yang datang tadi pagi?
Sin : Ia, maaf Anda siapa, ya?
Mrs. Hiori : Oh, maaf Saya belum memperkenalkan diri, nama Saya Hiori Haruno. Tapi saya biasa di panggil Hiori. Kamu?
Sin : Saya SinRuy Masaru, biasanya di panggil Sin. Senang berkenalan dengan Anda.
Mrs. Hiori : Sama-sama, maaf ya,Sin. Saya harus ke atas dulu.
Sin : Ia.
Sin berjalan kembali kekamarnya saat dalam perjalanan keluar orang dari kamar 119, orangnya bertubuh kekar, dengan kumis tebal tatapan matanya yang tajam, mereka saling berpapasan.
Sin : Selamat pagi,
Mr. Alex : (dengan suara yang tegas) Selamat pagi.
Sin sampai di kamar 121, kamarnya sendiri
Sin : Aku kembali,
Prof. Hirosi : Oh kamu sudah kembali, ayo kita makan siang dulu. Setelah ini ayah akan pergi ketempat penelitian ayah.
Sin : Baik, Yah.
Pelayan : (tok...tok...tok) Pesanan untuk kamar 121,
Sin : Iya,( sambil membuka pintu) Terima kasih.
Pelayan : Sama-sama.
Setelah selesai makan Sin melanjutkan berkeliling kembali, tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 ia pun kembali ke kamarnya. Keesokan harinya terdengar suara gaduh diluar ruangan. Sin keluar dari kamarnya, ada sekerumunan orang sedang membicarakan soal pembunuhan,
Sin : Maaf Mrs, ada apa ya?
Pelayan : Mrs Hiori di temukan meninggal digudang belakang,
Sin : Benarkah itu?
Pelayan : Ia, tadi saat tukang kebun sedang membersihkan halaman belakang, ia iseng mengintip gudang di belakang, saat itu ia melihal seperti ada yang tergantung. Kemudian dia memberi tahu saya, kami berdua berusaha masuk tapi terkunci saat kuncinya kami cari tidak ada, padahal Mrs, Hiori biasanya meletakkan kunci itu di rak atas (tempat kunci-kunci penginapan). Karena tidak ada kami dobrak pintu tersebut, lalu kami menemukan mayat Mrs. Hiori tergantung.
Sin : Terimakasih Mrs.
Dengan rasa penasaran ia ke gudang belakang, saat itu di belakang sudah ada banyak polisi yang sedang meneliti tempat kejadian, Sin mau masuk kedalam gudang, saat itu seorang polisi menghampirinya.
Polisi : Maaf Tuan anda tidak di perbolehkan masuk,
Sin : Maaf Pak, saya hanya ingin melihat sebentar saja.
Polisi : Tidak boleh, warga sipil tidak di perbolehkan masuk
Sin : Baiklah kalau begitu, terima kasih Pak.
Sin mulai melakukan penyelidikannya, ia mulai menanyakan alibi tiap-tiap orang. Dan juga bertanya pada polisi kapan Mrs. Hiori meninggal. Ternyata sekitar pukul 20.00-20.15
# Sin dengan pelayan
Sin : Maaf Mrs, dimana Anda berada pada saat pukul 20.00 - 20.15 ?
Pelayan : Saya sedang mengantarkan makanan keruang 101, setelah itu, saya melanjutkan untuk bersih-bersih didapur.
Sin : Baiklah, terima kasih Mrs.
# Sin dengan tukang kebun
Sin : Maaf Mr, bolehkah saya bertanya?
Tukang kebun : Silahkan.
Sin : Dimana Anda berada pada saat pukul 20.00 - 20.15 ?
Tukang kebun : Saat itu saya bersih-bersih dapur Mr.
Sin : Setelah itu?
Tukang kebun : Saya pergi keluar sebentar untuk membeli pesanan.
Sin : Terimakasih Mr
# Sin dengan Mr Alex
Sin : Maaf Tuan Alex dimana Anda berada pada saat pukul 20.00 – 20.15?
Mr. Alex : Saya berada diruang tengah bersama dengan para penghuni yang lain sampai pukul 21.00
Setelah menanyai semuanya termasuk polisi Sin mendapat petunjuk, namun masih belum jelas, siapa yang kemungkinan melakukan hal tersebut. Saat polisi tidak ada yang berada di gudang belakang Sin pun masuk, didalam ruangan agak gelap, terdapat rumah laba-laba lumayan banyak karena tempat tersebut jarang dimasuki, debunya lumayan tebal, di sudut ruangan terdapat tumpukan kotak-kotak. Di bagian atas terlihat bekas goresan tali tempat Mrs Hiori ditemukan menggantung,
Sin : (apa benar ,Mrs Hiori bunuh diri?, tapi kalau pembunuhan siapa pelakunya dan bagaimana caranya sehingga kunci bisa di temukan didalam ruangan?)
Saat itu tiba-tiba ada tikus berlari (sambit berbunyi cit...cit), tiba-tiba sin mendapat titik terang dari kasus ini
Sin : Aha, mungkinkah itu. (dia melihat kelantai) ternyata lantai ini agak miring. Cara pembunuhan sudah aku temukan sekarang tinggal mencari tahu siapa pelakunya karena dilihat dari alibi mereka tidak ada yang bisa melakukan pembunuhan pada pukul 20.00-20.15
Sin berjalan kembali keruang tengah, ia bertemu ayahnya yang seorang arkeolog. Dari ayahnya ia tahu bahwa ada obat yang bisa mengaburkan waktu orang meninggal. Dan ia berhasil menemukan siapa yang memiliki, kemungkinan membunuh Mrs hiori, dia mengumpulkan semua penghuni rumah, dia menanyakan kembali alibi mereka agar lebih yakin.
Sin : Saya sudah tahu sekarang.
Mr. Alex : Tahu tentang apa?
Sin : Mrs. Hiori tidak bunuh diri melainkan dibunuh?
Mr.Alex, pelayan, dan tukang kebun : Apa?
Sin : Ia dia dibunuh,
Pelayan : Siapa pelakunya?
Sin : Tuan Alex lah yang melakukan pembunuhan tersebut.
Mr. Alex : Bagaimana mungkin saya pelakunya? Bukankah Kamu tahu sendiri saya ada dimana saat kejadian dan juga kuncinya ditemukan didalam ruangan yang tertutup dan hanya ada 1 pintu untuk masuk.
Pelayan : Ia Mr. Sin bagaimana mungkin, kan didalamnya masih ada pintu lagi dan kunci pintu tersebut adalah kunci khusus, yang tidak bisa dibuat tiruannya.
Sin : Bukan lah sesuatu yang sulit untuk memasukkan kunci tersebut kedalam ruangan.
Tukang kebun : Bagaimana caranya apakah bisa? Kan ruangannya tertutup?
Sin : Mari kita ketempat kejadian. (setelah sampai) Mr alex memasukkan kunci pintu kedalam kue yang dia buat berbentuk bundar kemudian dia mengelindingkannya lewat lubang yang ada disebelah kanan. Coba kalian perhatikan ruangan ini,
Pelayan : Ia benar, tapi yang sebelah dalam walaupun ada lubang tapi disebelah kiri. Bagaimana bisa?
Sin : Memang kalau di perhatikan sekilas tidak mungkin. Cobalah perhatikan dengan seksama. Bukankah ruangan ini ruangannya tidak begitu rata? Bukankah sedikit miring kekiri? sehingga kue yang berisi kunci mengelinding ke tempat yang di harapkan.
Mr. alex : Bukankah tadi kamu bilang kuncinya ada di dalam kue? Lalu dimana kue tersebut? Kenapa tidak ada?
Sin : itu merupakan hal yang mudah. Kue tersebut sudah dimakan oleh tikus yang ada dalam ruangan ini. Kemarin waktu saya masuk kesini saya melihat ada tikus
Saat sin sedang menjelaskan tiba-tiba ada tikus berlari (sambil berbunyi cit...cit),
Mr. Alex : lalu kapan saya melakukannya? Bukankah saya berada di ruang tengah saat kejadian itu? Penghuni yang lainpun tahu itu.
Sin : Anda membunuh Mrs Hiori Nakata bukan lah pada jam tersebut tapi 30 menit sebelumnya, kemudian anda menyuntikkan obat NOD (natrium organisme deoxsidasi) obat ini mampu menghambat pembekuan darah, dan sulit untuk di temukan saat sudah bercampur dalam darah, kemudian anda membawanya kebelakang dan menggantungnya dalam ruangan tersebut, setelah itu anda kembali keruang tengah dan berkumpul dengan penghuni lainnya
Pelayan : Benarkah itu Mr. Alex?
Mr. Alex : Benar apa yang dikatakan anak ini.
Pelayan : Kenapa anda melakukan hal tersebut? Bukankah Mrs Hiroi orang yang baik?
Mr. Alex : Orang yang baik apanya? Dia hanya berpura-pura baik. Kemarin saya tanpa sengaja mendengar percakapannya tentang penginapan ini, ternyata ia mendapat penginapan ini dari Nakayamaa yang bukan lain adalah Ayah Saya, dia melakukan hal yang licik sehingga Ayah Saya kehilangan semua hartanya termasuk penginapan ini, dan Saya menjadi terlantar. Maka dia pantas untuk mendapat balasai ini.
Karena tuan alex sudah mengakui perbuatannya maka polisi membawanya kekantos polisi untuk mendapatkan hukuman, sin dan penghuni lainnya kembali kekamar masing-masing.
Prof. Hirosi : Wah hebat sekali Kau Sin, bagaimana kamu bisa memecahkan masalah tersebut.
Sin : Hanya sebuah kebetulan saja, oh ya ayah apakah obat NOD mudah didapattkan?
Prof. Hirosi : Obat itu sebenarnya tidak diperjual belikan, karena hanya orang tertentu yang bisa memilikinya, perijinannya pun khusus. Untuk apa kamu tanyakan itu
Sin : Tidak apa-apa ayah (sambil tertawa kecil) terima kasih untuk penjelasannya ayah. Aku kembali kekamar dulu (“kalo begitu darimana ia mendapatkan obat tersebut? Pasti ini bukan pembunuhan biasa. Siapa yang ada dibalik semua ini?”)

AKANKAH PERTANYAANKU TERJAWAB?
To be continue...

Tuesday, 30 November 2010

akankah pertanyaanku terjawab?

adalah sebuah cerita tentang seorang anak yang sedang mencari sebuah jawaban dari pertanyaannya< selain itu dia juga ingin mengetahui apa arti sebenarnya dari kata pertanyaan itu, apakah hanya sebuah kata-kata ataukah memiliki arti yang amat sangat mendalam.

walaupun anak ini menanyakan pada banyak orang bahkan orang yang sangat pintar sekalipun namun pertanyaannya belum terjawab..

Sunday, 14 November 2010

gambar editanku



ni gambar hasil editan ku guna memenuhi tugas komputer grafis bagaimana? apakah bagus?

Tuesday, 26 October 2010

About naruto the movie

pada filem terbaru narut the movie, di ceritakan bahwa naruto melawan sebuah bayangan guna melindungi seosang biarawati, dicertakan bahwa dalam ramalan biarawati ini naruto akan mati namun ramalan ini dipatahkan oleh biarawati itu sendiri karena sang biarawati melindungi naruto dengan jimat pemberian ibunya, filem ini di sutradarai oleh Hajime Kamegaki dan penulis sekenario Junki Takegami, ini adalah filem yang dibuattahun 2007, filem ini diproduksi oleh aniplex dan bandai. Pada minggu pertama peluncuran anime naruto ini menempati peringkat ke-6 di jepang,

facebook

facebook, sesuatu hal yang sangat fenomenal, walapun sudah berjalan selama beberapa tahun ternyata situs jejaring sosial ini masih tetap bertahan menghadapi pesaing-pesaingnya, hal ini mungkin disebabkan karena situs jejaring sosial ini menyediakan hal-hal yang mampu membuat para pengunanya merasa dimanjakan oleh fitur-fitur seperti game, lagu, dll, pokoknya para pengunanya merasa dipuasakan sehingga mereka tidak mau pindah dari facebook dan merasa kecanduan

Tuesday, 19 October 2010

the blog

Of the papers that have been I was looking for I know that A blog (a mixture of the term web log) is a type of website or part of a website. Blogs are usually maintained by an individual with regular entries commentary, descriptions of events, or other material such as graphics or video. Entries are usually displayed in reverse-chronological order. Blogs can also be used as a verb, meaning to maintain or add content to the blog regularly conducted by the addition of this.

Most blogs interactive, allowing visitors to leave comments and even each other messages via widgets on blogs and interactivity is what distinguishes them from other static websites,

Many blogs provide commentary or news on a particular topic, others function as more personal online diary for the author. A typical blog combines text, images, and links to other blogs, web pages, and other media related to the topic. The ability of readers to leave comments in an interactive format is an important part of many blogs. Most blogs primarily textual, although some focus on art (Art blog), photographs (photoblog), videos (video blogging), music (MP3 blog), audio (podcasting). Microblogging is another type of blogging, featuring very short posts.

In December 2007, blog search engine Technorati was tracking more than 112 million blogs in the world.

Monday, 18 October 2010

program radio

POLA HARIAN
pukul
06.00 – 07.30 musik pagi aliran Pop Rock
07.30 – 08.30 berita pagi [Lokal]
08.30 – 09.30 Musik dan ucpan ultah
9.30-11.00 Berita [nasional-mancanegara]
11.00-13.00 tembang kenangan
13.00-14.00 indo hits
14.00-16.00 lagu-lagu band lokal
16.00-17.00 berita sore
17.00-19.00 music malam
19.00-21.00 kuis

POLA MINGGUAN
Senin Sekilas tokoh
Selasa Bincang bintang
Rabu KD2A [Konsultasi dengan dokter ahli]
Kamis cerimis [cerita misteri]
Jumat C2B [curhat-curhat bareng]
Sabtu Wayang kulit

POLA BULANAN
Minggu 1 play hits [pembacaan urutan lagu yang paling disuka]
Minggu 2 liputan live, dengan menghadirkan tokoh seorang ahli.
Minggu 3 penyerahan hadiah kuis
Minggu 4 jumpa pendengar

program berita

MERENCANAKAN PROGRAM
BERITA PAGI
-persiapan materi berita yang akan dibawakan,
[materi tertulis dbawah]
-music tune up, music berkurang dikuti slogan radio tersebut.
[107.5 fm the greads stations]
-penyair masuk mengucapkan salam, perkenalan
[selamat pagi para pendengar, kembali lagi bersama saya dalam acara berita terkini]
-pembacaan berita,
[baca materi berita 1]
-selingan iklan {tiap 2 kali pembacaan berita}
-pembacaan sesi berikutnya
[baca materi berita 2]
-sapaan penutup oleh penyiar, di ikuti slogan
[sekian berita pada kesempatan pagi ini, sampai jumpa pada berita pagi pada kesempatan berikutnya]
-music tune up

materi berita 1.
OWEN HINDARKAN MANCHESTER UNITED DARI KEKALAHAN

BRITA NEWS :
Ujung tombak Veteran Michael Owen tampil sebagai penyelamat MANCHESTER UNITED setelah sundulannya memaksa tuan rumah Bolton Wanderers menuai hasil imbang 2 – 2 distadion Reebok dalam lanjutan Liga Premier Inggris, Minggu ( 22/9 ), Malam WIB.

URAIAN :
Gol yang dicetak oleh Bolton Wanderers terjadi pada wenit kelima. Kemudian Nani menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1 hingga babak pertama usai.
Dibabak kedua, MANCHESTER UNITED belum berhasil memperbaiki perfomanya, sehingga Bolton lebih sering menguasai bola. Bolton kembali unggul melalui Marti Petrov pada menit ke-67 usai menerima umpan dari Elamnder, kemudian MANCHESTER UNITED berhasil menyamakan Skor menjadi 2 – 2 Setelah menit ke-74 Owen berhasil menjadi pahlawan Setan Merah setelah menerima umpan dari Nani yang tidak bisa dibendung JusJaaskelainen. Dan hingga pertandingan usai skor imbang 2 – 2 dan dari hasil pertandingan ini menaikkan posisi MANCHESTER UNITED keperingkat 2 klaseman sementara dengan nilai 12 menggeser Arsenal.

Monday, 11 October 2010

Landasan Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh

Pendidikan terbuka dan jarak jauh merupakan suatu sistem yang sengaja dan dengan sadar dirancang untuk berbagai keperluan yang belum terpenuhi oleh pendidikan reguler. Landasan perkembangan dari pendidikan terbuka dan jarak jauh yaitu:
a. Landasan Ontologis
Hakikat pendidikan terbuka dan jarak jauh adalah memberikan kemungkinan pendidikan yang sesuai dengan perbedaan kemampuan dan kondisi manusia yang bersangkutan.
b. Landasan Epistemologis
Sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh dapat diselenggarakan yaitu dengan memberdayakan lembaga masyarakat, termasuk keluarga, untuk mengembangkan, memilih, dan atau memperoleh pendidikan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka dengan mendayagunakan sumber yang tersedia secara optimal.
c. Landasan Aksiologis
Manfaat pendidikan terbuka dan jarak jauh pertama-tama ditujukan kepada peserta didik atau warga belajar, yaitu agar mereka dapat dimungkinkan mengikuti pendidikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.

Saturday, 9 October 2010

hack game Front Mission 3

game reset:
Press L1 + R1 + L2 + R2 + Start + Select during game play.
Information in this section was contributed by wilpeter lao.

Completion bonus:
Win the final battle and save the game. Load the saved data to start a new game with each pilot having the skills and moves learned in the previous game.

Hint: More battle skill activation percentage:
When you are about to hit the enemy Wanzer, quickly press L1 + R1, Square, L1 + R1, Square, L1 + R1, Square, and keep alternating those buttons.
Information in this section was contributed by TrunksSSJ4.

Hint: Split point:
The "split point" in the game is so close to the start that gamers could play the same story and never know what they did wrong. It occurs when you finish the Wanzer testing. Royogo will ask you if you want to deliver Construction Wanzers with him. If you go with him you will get Emma's story. If you do not go with him you will get Alisa's story.
Information in this section was contributed by Cyborg Darkside.

Baca selengkapnya

Friday, 8 October 2010

peranan guru dan orang tua dalam BK

M. Surya (1988:12) berpendapat bahwa bimbingan adalah suatu proses pemberian atau layanan bantuan yang terus menerus dan sistematis dari pembimbing kepada yang dibimbing agar tercapai perkembangan yang optimal dan penyesuaian diri dengan lingkungan. 

Bimbingan ialah penolong individu agar dapat mengenal dirinya dan supaya individu itu dapat mengenal serta dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi di dalam kehidupannya (Oemar Hamalik, 2000:193). 

Bimbingan adalah suatu proses yang terus-menerus untuk membantu perkembangan individu dalam rangka mengembangkan kemampuannya secara maksimal untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya, baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat (Tim Pengembangan MKDK IKIP Semarang, 1990:11). 

Dari beberapa pendapat di atas dapat ditarik sebuah inti sari bahwa bimbingan dalam penelitian ini merupakan suatu bentuk bantuan yang diberikan kepada individu agar dapat mengembangkan kemampuannya seoptimal mungkin, dan membantu siswa agar memahami dirinya (self understanding), menerima dirinya (self acceptance), mengarahkan dirinya (self direction), dan merealisasikan dirinya (self realization). 

baca lengkap




tugas computer grafisku ini, mungkin masih belum bagus sih, tapi aq akan berusaha supaya yang berikutnya akan lebih baik

Wednesday, 28 July 2010

Program Cpp

berikut merupakan contoh dari program dev cpp yang lainnya:
<>
terimakasih

Tuesday, 27 July 2010

my

My weak and youthful dreams were almost destroyed
They remained as I envisioned them long ago
Before I realized it, my heart was on fire
Yes, over time, I came to grips with reality
Even if I was hurt, ever if I cried, even if I fell apart....
you were always with me,
There's a stage that glimmers with blue light,
and I've taken my first step up to it.
I'll take my story that I timidly opened up to you,
And change it into an endless now
At the stage that glimmers with blue light,
What kind of me will be waiting there?
For now, please continue to watch over me
You are closer to me that anyone else

Friday, 9 July 2010

formulir pendaftaran

ini formulirnya>>

juknis

PETUNJUK TEKNIS
KEGIATAN LOMBA GIAT BUDAYA BAGI SIAGA
TINGKAT KWARTIR CABANG GUNUNGPATI
GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG 14.111-14.112
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
TAHUN 2010

A. PENDAHULUAN
Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang, sebagai salah satu Gugusdepan Perguruan Tinggi di Indonesia, dalam upaya memajukan Gerakan Pramuka di Indonesia, sejalan dengan prinsip Tri Darma Perguruan Tinggi, dan AD ART Gerakan Pramuka maka perlu mengadakan kegiatan yang bermanfaat bukan saja bagi anggota internal, namun juga bagi satuan pramuka pada tingkat/golongan lainnya. Sebagai usaha mengembangkan kepramukan lingkup Kwartir Cabang Kota Semarang , khususnya bagi anggota Gerakan Pramuka golongan siaga, maka Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang akan menyelenggarakan yang bertajuk Lomba Giat Budaya Siaga .

Baca selengkapnya>>

juklak lomba giat siaga

PETUNJUK PELAKSANAAN KEGIATAN
LOMBA GIAT BUDAYA BAGI SIAGA
TINGKAT KWARTIR RANTING GUNUNGPATI
GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG 14.111-14.112
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
TAHUN 2010


A. PENDAHULUAN
Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang, sebagai salah satu Gugusdepan Perguruan Tinggi di Indonesia, dalam upaya memajukan Gerakan Pramuka di Indonesia, sejalan dengan prinsip Tri Darma Perguruan Tinggi, dan AD ART Gerakan Pramuka maka perlu mengadakan kegiatan yang bermanfaat bukan saja bagi anggota internal, namun juga bagi satuan pramuka pada tingkat/golongan lainnya. Sebagai usaha mengembangkan kepramukan lingkup Kwartir Cabang Kota Semarang , khususnya bagi anggota Gerakan Pramuka golongan siaga, maka Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang akan menyelenggarakan yang bertajuk Lomba Giat Budaya Siaga .
Kegiatan ini diselenggarakan juga dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2010), sehingga semangat dan tujuan utama kegiatan ini adalah pendidikan/edukasi yang tidak meninggalkan nilai budaya.

Baca selengkapnya>>

Wednesday, 7 July 2010

hypnoteaching oh hypnoteaching

Pengertian metode hynotaching
Meski guru memberikan perhatian 100 persen untuk mengajar mereka, perhatian para siswa tak selalu fokus penuh pada ilmu yang disampaikan. “Kurangnya interaksi antara guru dan murid menjadi penyebab kurangnya konsentrasi murid dan menyebabkan murid tak selalu paham dengan materi yang disampaikan,” Berangkat dari fakta tersebut, Inti Education Indonesia mengadakan pendekatan lain yaitu pengajaran melalui Hypnoteaching.
Hypnoteaching adalah sebuah metode pengajaran yang menggunakan bahasa-bahasa bawah sadar yang menimbulkan sugesti siswa untuk terkonsentrasi secara penuh pada ilmu yang disampaikan guru. “Hypnoteaching dimulai dengan mengubah persepsi siswa terhadap guru,”
Mengubah persepsi bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti guru meminta tolong pada siswa. “kebanyakan guru hanya meminta tolong kepada beberapa murid tertentu. Tapi tak pernah meminta tolong pada murid lainnya, ini salah,”. Dengan meminta tolong hal-hal kecil pada siswa -seperti mengambil spidol-, guru bisa meminta tolong untuk hal-hal yang besar -seperti : kalian harus memahami
Baca selengkapnya>>

Dev cpp

{

/* file untuk mencari hasil perkalian*/



// umtuk mendefinisikan apa yang akan kita pilah nanti

char pilih;

int aa,bb,hasil_kali;

pilih='y';



// menentukan pilihan akan melanjutkan program atau tidak


Baca selengkapnya>>

Tuesday, 6 July 2010

keputusan mengambil

Pembangunan pendidikan di Indonesia saat ini lebih diarahkan pada peningkatan mutu  agar mampu bersaing secara global. Persaingan global telah menimbulkan kompetisi global. Bila dalam bidang ekonomi, kompetisi global ditandai dengan pasar bebas yang akan memberikan kesempatan pada negara manapun untuk memasarkan produknya baik berupa barang dan jasa di negara manapun tanpa adanya batasan, maka dunia pendidikan menyikapinya dengan kolaborasi. Hal ini sudah mulai dirasakan akhir-akhir ini dengan semakin aktifnya para agen lembaga pendidikan luar negeri menawarkan kolaborasi program-programnya secara profesional dan proporsional. Masyarakat dapat lebih memilih lembaga pendidikan yang bermutu. Demikian pula lembaga pendidikan dapat lebih membidik calon peserta didik dengan segmen tertentu. Penjaringan calon peserta didik menjadi lebih terfokus.
Penjaringan calon siswa terpadu dapat menaikkan kinerja institusi dan meningkatkan kompetitifnes dari institusi. Hal ini juga berlaku untuk pendidikan tinggi. Kunci pokok dari penjaringan calon peserta didik disini adalah mahasiswa, karena mahasiswa yang akan menerima layanan dan mahasiswa yang harus bekerja keras untuk sukses belajar dengan nilai akademis yang baik. Oleh karena itu sangatlah perlu diketahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut: Siapa mahasiswa yang diterima dan mendaftar ulang selama ini? Bagaimana segmentasi mahasiswa selama ini?

baca selengkapnya>>

Masalah Pilkada

A.Pengertian dan Landasan Hukum Pilkada
Kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti pemerintahan. Sehingga demokrasi dapat diartikan pemerintahan dari rakyat dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Pemerintahan yang kewenangannya pada rakyat. Semua anggota masyarakat (yang memenuhi syarat ) diikutsertakan dalam kehidupan kenegaraan dalam aktivitas pemilu. Pelaksanaan dari demokrasi ini telah dilakukan dari dahulu di berbagai daerah di Indonesia hingga Indonesia merdeka sampai sekarang ini. Demokrasi di negara Indonesia bersumberkan dari Pancasila dan UUD ’45 sehingga sering disebut dengan demokrasi pancasila. Demokrasi Pancasila berintikan musyawarah untuk mencapai mufakat, dengan berpangkal tolak pada faham kekeluargaan dan kegotongroyongan
Indonesia pertamakali dalam melaksanakan Pemilu pada akhir tahun 1955 yang diikuti oleh banyak partai ataupun perseorangan. Dan pada tahun 2004 telah dilaksanakan pemilu yang secara langsung untuk memilih wakil wakil rakyat serta presiden dan wakilnya. Dan sekarang ini mulai bulan Juni 2005 telah dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah atau sering disebut pilkada langsung. Pilkada ini merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat. Ada lima pertimbangan penting penyelenggaraan pilkada langsung bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.
1.Pilkada langsung merupakan jawaban atas tuntutan aspirasi rakyat karena pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, bahkan kepala desa selama ini telah dilakukan secara langsung.
2.Pilkada langsung merupakan perwujudan konstitusi dan UUD 1945. Seperti telah diamanatkan Pasal 18 Ayat (4) UUD 1945, Gubernur, Bupati dan Wali Kota, masing-masing sebagai kepala pemerintahan daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis. Hal ini telah diatur dalam UU No 32 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
3.Pilkada langsung sebagai sarana pembelajaran demokrasi (politik) bagi rakyat (civic education). Ia menjadi media pembelajaran praktik berdemokrasi bagi rakyat yang diharapkan dapat membentuk kesadaran kolektif segenap unsur bangsa tentang pentingnya memilih pemimpin yang benar sesuai nuraninya.
4.Pilkada langsung sebagai sarana untuk memperkuat otonomi daerah. Keberhasilan otonomi daerah salah satunya juga ditentukan oleh pemimpin lokal. Semakin baik pemimpin lokal yang dihasilkan dalam pilkada langsung 2005, maka komitmen pemimpin lokal dalam mewujudkan tujuan otonomi daerah, antara lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan selalu memerhatikan kepentingan dan aspirasi masyarakat agar dapat diwujudkan.
5.Pilkada langsung merupakan sarana penting bagi proses kaderisasi kepemimpinan nasional. Disadari atau tidak, stock kepemimpinan nasional amat terbatas. Dari jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta, jumlah pemimpin nasional yang kita miliki hanya beberapa. Mereka sebagian besar para pemimpin partai politik besar yang memenangi Pemilu 2004. Karena itu, harapan akan lahirnya pemimpin nasional justru dari pilkada langsung ini.

Pelaksanaan dan Penyelewengan Pilkada
Pilkada ini ditujukan untuk memilih Kepala daerah di 226 wilayah yang tersebar dalam 11 provinsi dan 215 di kabupaten dan kota. Rakyat memilih kepala daerah masing masing secara langsung dan sesuai hati nurani masing masing. Dengan begini diharapkan kepala daerah yang terpilih merupakan pilihan rakyat daerah tersebut. Dalam pelaksanaannya pilkada dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah masing masing. Tugas yang dilaksanakan KPUD ini sangat berat yaitu mengatur pelaksanaan pilkada ini agar dapat terlaksana dengan demokratis. Mulai dari seleksi bakal calon, persiapan kertas suara, hingga pelaksanaan pilkada ini.
Dalam pelaksanaannya selalu saja ada masalah yang timbul. Seringkali ditemukan pemakaian ijasah palsu oleh bakal calon. Hal ini sangat memprihatinkan sekali . Seandainya calon tersebut dapat lolos bagai mana nantinya daerah tersebut karena telah dipimpin oleh orang yang bermental korup. Karena mulai dari awal saja sudah menggunakan cara yang tidak benar. Dan juga biaya untuk menjadi calon yang tidak sedikit, jika tidak iklas ingin memimpin maka tidakan yang pertama adalah mencari cara bagaimana supaya uangnya dapat segera kemali atau “balik modal”. Ini sangat berbahaya sekali.
Dalam pelaksanaan pilkada ini pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Seringkali bagi pihak yang kalah tidak dapat menerima kekalahannya dengan lapang dada. Sehingga dia akan mengerahkan massanya untuk mendatangi KPUD setempat. Kasus kasus yang masih hangat yaitu pembakaran kantor KPUD salah satu provinsi di pulau sumatra. Hal ini membuktikan sangat rendahnya kesadaran politik masyarakat. Sehingga dari KPUD sebelum melaksanakan pemilihan umum, sering kali melakukan Ikrar siap menang dan siap kalah. Namun tetap saja timbul masalah masalah tersebut.
Selain masalah dari para bakal calon, terdapat juga permasalahan yang timbul dari KPUD setempat. Misalnya saja di Jakarta, para anggota KPUD terbukti melakukan korupsi dana Pemilu tersebut. Dana yang seharusnya untuk pelakasanaan pemilu ternyata dikorupsi. Tindakan ini sangat memprihatinkan. Dari sini dapat kita lihat yaitu rendahnya mental para penjabat. Dengan mudah mereka memanfaatkan jabatannya untuk kesenangan dirinya sendiri. Dan mungkin juga ketika proses penyeleksian bakal calon juga kejadian seperti ini. Misalnya agar bisa lolos seleksi maka harus membayar puluhan juta.
Dalam pelaksanaan pilkada di lapangan banyak sekali ditemukan penyelewengan penyelewengan. Kecurangan ini dilakukan oleh para bakal calon seperti :
1.Money politik
Sepertinya money politik ini selalu saja menyertai dalam setiap pelaksanaan pilkada. Dengan memanfaatkan masalah ekonomi masyarakat yang cenderung masih rendah, maka dengan mudah mereka dapat diperalat dengan mudah. Contoh yang nyata saja yaitu di lingkungan penulis yaitu desa Karangwetan, Tegaltirto, Berbah, Sleman, juga terjadi hal tersebut. Yaitu salah satu dari kader bakal calon membagi bagikan uang kapada masyarakat dengan syarat harus memilih bakal calon tertentu. Tapi memang dengan uang dapat membeli segalanya. Dengan masih rendahnya tingkat pendidikan seseorang maka dengan mudah orang itu dapat diperalat dan diatur dengan mudah hanya karena uang.
Jadi sangat rasional sekali jika untuk menjadi calon kepala daerah harus mempunyai uang yang banyak. Karena untuk biaya ini, biaya itu.
2.Intimidasi
Intimidasi ini juga sangat bahaya. Sebagai contoh juga yaitu di daerah penulis oknum pegawai pemerintah melakukan intimidasi terhadap warga agar mencoblos salah satu calon. Hal ini sangat menyeleweng sekali dari aturan pelaksanaan pemilu.
3.Pendahuluan start kampanye
Tindakan ini paling sering terjadi. Padahal sudah sangat jelas sekali aturan aturan yang berlaku dalam pemilu tersebut. Berbagai cara dilakukan seperti pemasangan baliho, spanduk, selebaran. Sering juga untuk bakal calon yang merupakan Kepala daerah saat itu melakukan kunjungan keberbagai daerah. Kunjungan ini intensitasnya sangat tinggi ketika mendekati pemilu. Ini sangat berlawanan yaitu ketika sedang memimpin dulu. Selain itu media TV lokal sering digunakan sebagi media kampanye. Bakal calon menyam paikan visi misinya dalam acara tersbut padahal jadwal pelaksanaan kampanye belum dimulai.
4.Kampanye negatif
Kampanye negatif ini dapat timbul karena kurangnya sosialisasi bakal calon kepada masyarakat. Hal ini disebabkan karena sebagian masyarakat masih sangat kurang terhadap pentingnya informasi. Jadi mereka hanya “manut” dengan orang yang disekitar mereka yang menjadi panutannya. Kampanye negatif ini dapat mengarah dengan munculnya fitnah yang dapat merusak integritas daerah tersebut.
Solusi
Dalam melaksanakan sesuatu pasti ada kendala yang harus dihadapi. Tetapi bagaimana kita dapat meminimalkan kendala kendala itu. Untuk itu diperlukan peranserta masyarakat karena ini tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja. Untuk menggulangi permasalah yang timbul karena pemilu antara lain :
1.Seluruh pihak yang ada baik dari daerah sampai pusat, bersama sama menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pilkada ini. Tokoh tokoh masyarakat yang merupakan panutan dapat menjadi souri tauladan bagi masyarakatnya. Dengan ini maka dapat menghindari munculnya konflik.
2.Semua warga saling menghargai pendapat. Dalam berdemokrasi wajar jika muncul perbedaan pendapat. Hal ini diharapkan tidak menimbulkan konflik. Dengan kesadaran menghargai pendapat orang lain, maka pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan lancar.
3.Sosialisasi kepada warga ditingkatkan. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat. Sehingga menghindari kemungkinan fitnah terhadap calon yang lain.
4.Memilih dengan hati nurani. Dalam memilih calon kita harus memilih dengan hati nurani sendiri tanpa ada paksaan dari orang lain. Sehingga prinsip prinsip dari pemilu dapat terlaksana dengan baik.

Friday, 11 June 2010

Contoh juklak kegiatan pramuka

PETUNJUK PELAKSANAAN
KEGIATAN LOMBA GIAT BUDAYA BAGI SIAGA
TINGKAT KWARTIR CABANG GUNUNGPATI
GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG 14.111-14.112
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
TAHUN 2010

A. PENDAHULUAN
Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang, sebagai salah satu Gugusdepan Perguruan Tinggi di Indonesia, dalam upaya memajukan Gerakan Pramuka di Indonesia, sejalan dengan prinsip Tri Darma Perguruan Tinggi, dan AD ART Gerakan Pramuka maka perlu mengadakan kegiatan yang bermanfaat bukan saja bagi anggota internal, namun juga bagi satuan pramuka pada tingkat/golongan lainnya. Sebagai usaha mengembangkan kepramukan lingkup Kwartir Cabang Kota Semarang , khususnya bagi anggota Gerakan Pramuka golongan siaga, maka Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang akan menyelenggarakan yang bertajuk Lomba Giat Budaya Siaga .
Kegiatan ini diselenggarakan juga dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2010), sehingga semangat dan tujuan utama kegiatan ini adalah pendidikan/edukasi yang tidak meninggalkan nilai budaya.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Racana Wijaya Gugus Latih Ilmu Pendidikan Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang turut berpartisipasi dalam meningkatkan eksistensi Gerakan Pramuka, tentunya diharapkan kegiatan ini akan bermanfaat khususnya bagi Pramuka tingkat Siaga.
Berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut, maka dipandang perlu untuk di buat petunjuk pelaksanaan kegiatan. Pentunjuk pelaksanaan ini akan mengatur administrasi operasional, administrasi keuangan, dan hal-hal yang terkait dengan penyelenggaraan kegiatan “Lomba Giat Budaya bagi Siaga Tingkat Kwartir Cabang Kota Semarang Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang tahun 2010”.

B. DASAR KEGIATAN
1.Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara RI Tahun 2003 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301);
2.Keputusan Presiden RI Nomor 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, juncto Keputusan Presiden RI Nomor 34 Tahun 1999 tentang anggaran dasar Gerakan Pramuka;
3.Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka;

4.S.K. bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Dirjen Dikti Depdiknas No. 021 tahun 1981 dan No. 047/DJ/Kep/1980 tentang Kerja Sama dalam Usaha Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Kepramukaan di Gugusdepan yang berpangkalan di Perguruan Tinggi;
5.Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 155/U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi;
6.Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 225/O/2000 tentang Statuta Universitas Negeri Semarang.
7.Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka:
a.Nomor 137 Tahun 1990 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan;
b.Nomor Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 086 Tahun 1987 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan Gugusdepan yang berpangkalan di Perguruan Tinggi;
8.S.K. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 080 Tahun 1988 tentang Pola Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.
9.Keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Semarang No. 003 Tahun 2007 tentang Susunan Majelis Pembimbing dan Pembina Gugus Depan gerakan Pramuka 14.111 – 14.112 di Universitas Negeri Semarang.
10.Program kerja UKM Pramuka Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang masa bakti 2010.

C. NAMA KEGIATAN
Nama kegiatan ini adalah “Lomba Giat Budaya Bagi Siaga Tingkat Kwartir Cabang kota Semarang Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang tahun 2010”.

D. TEMA DAN MOTTO KEGIATAN
Tema kegiatan ini adalah Nguri – uri Kabudayan Jawa Tumrap Siaga.
Motto kegiatan “Rajin, Terampil, Berprestasi, dan Gembira”.

E. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN
Maksud dari kegiatan ini adalah merumuskan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Gugus Latih Ilmu Pendidikan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang.
Tujuan kegiatan ini adalah :
1.melestarikan budaya Indonesia agar tidak hilang oleh perkembangan jaman, dan juga pengaruh budaya asing.
2.menanamkan budaya pada anak-anak pramuka terutama tingkat siaga agar mereka mengetahui budaya bangsa ini.

F. PELAKSANAAN
Lomba Giat Budaya bagi Siaga Tingkat Kwartir Cabang Kota Semarang Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang tahun 2010 akan dilaksanakan pada :
hari : Selasa
tanggal : 20 Juli 2010
waktu : 07.00 s.d. selesai
tempat : Fakultas Ilmu Pendidikan

G. PESERTA KEGIATAN
Peserta kegiatan Lomba Giat Budaya bagi Siaga Tingkat Kwartir Cabang Kota Semarang Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang Tahun 2010 adalah anggota Gerakan Pramuka golongan siaga yang berasal dari sekolah atau Gugusdepan di wilayah Kota Semarang dari SD/MI.

KETENTUAN DAN PERSYARATAN PESERTA
1.Peserta adalah Warga atau Anggota Gerakan Pramuka Golongan Siaga dari sekolah atau Gugusdepan di wilayah Kota Semarang dari SD/MI.
2.Mengisi formulir pendaftaran peserta dan melakukan daftar ulang.
3.Kontribusi Rp 20.000,- per orang.
4.Mengenakan Seragam Pramuka lengkap (kecuali yang mengikuti lomba tari).
5.Pembayaran kontribusi peserta, maksimal pada saat Technical meeting.
6.Technical meeting akan dilaksanakan pada tanggal 2 dan 3 Juli 2010, pukul 14.00 – selesai, bertempat di Sanggar Bakti Gugus Latih Ilmu Pendidikan Racana Wijaya Unnes Kompleks PKM FIP Unnes Sekaran Gunungpati Semarang 50229.
7.Harap datang tepat waktu.
8.Data jumlah delegasi calon peserta diserahkan ke kesekretariatan maksimal tanggal 30 juni 2010, dapat melalui telephone, HP atas nama Kak David (085740443035), Kak Ana (089668185195), Kak Fitri (085725011820), atau dapat juga diserahkan langsung ke Kesekretariatan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang yang bertempat di Sanggar Bakti Gugus ,Latih Ilmu Pendidikan Racana Wijaya Unnes Kompleks PKM FIP Unnes Sekaran Gunungpati Semarang 50229.
9.Peserta kegiatan harus menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama proses kegiatan berlangsung. Hal ini terkait dengan situasi dan kondisi lokasi penyelenggaraan yang berada di lingkungan kampus FIP UNNES.
10.Ketentuan yang belum dan tidak tertulis dalam ketentuan ini akan dibuat kemudian berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di lapangan.

H. BENTUK DAN JENIS KEGIATAN
a. Bentuk Kegiatan
1. Upacara,
2. Lomba prestasi
b. Jenis Kegiatan
1.Upacara Pembukaan dan penutupan kegiatan.
2.Lomba – lomba
a.Lomba Tari kreasi.
b.Lomba Geguritan.

I.PENDAFTARAN PESERTA
1.Pendaftaran dibuka mulai dari diterimanya surat sampai dengan tanggal 30 juni 2010, setiap hari mulai pukul 08.00 – 16.00 wib.
2.Tempat pendaftaran di Gedung PKM FIP Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa tengah.
3. Setiap pangkalan mendelegasikan peserta minimal untuk 1 Lomba

J. Fasilitas
1.Sertifikat
2.Piala
3.Stiker


K. MACAM KEGIATAN
1.Lomba Geguritan
Perlengkapan :
1. Teks
2. Microphone
Ketentuan
1.Perlengkapan di sediakan panitia
2.Peserta hadir dan daftar ulang di tempat lomba
3.Waktu yang diperlukan maksimal 5 menit tiap orang
4.Peserta dinyatakan gugur jika
Tidak daftar ulang
Tidak mengikuti lomba
Penilaian :
1.Keindahan
2.keluwesan
3.Intonasi atau lafadz

2.Lomba Tari
Perlengkapan yang harus disediakan oleh Peserta:
1.kaset
2.kostum
Ketentuan
a. Perlengkapan di sediakan panitia
b. Peserta hadir dan daftar ulang di tempat lomba
c. Waktu yang diperlukan maksimal 5 – 7 menit tiap regu
d.Peserta dinyatakan gugur jika
Tidak daftar ulang
Tidak mengikuti lomba
Penilaian :
i.Keindahan
ii.keluwesan
iii.Intonasi atau lafadz

L. KESEKRETARIATAN
Kesekretariatan kegiatan Lomba Giat Budaya Bagi Siaga Tingkat Kwartir Cabang Kota Semarang Racana Wijaya Gugus Depan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang ini bertempat di Sanggar Bakti Guguslatih Ilmu Pendidikan Racana Wijaya Unnes Kompleks PKM FIP Unnes Sekaran Gunungpati Semarang 50229.

M.PENUTUP
Demikian proposal ini kami ajukan. Demi terlaksananya kegiatan tersebut dengan baik, maka kami harapkan dukungannya. Atas perhatian, koreksi dan bantuannya kami sampaikan terima kasih.

Sunday, 23 May 2010

KEAMANAN DAN PROTEKSI SISTEM OPERASI

Dalam kehidupan ini kita sering mengalami kehilangan yang bisa disebabkan oleh dua masalah penting yaitu:
1.kehilangan data yang bisa terjadi karena : Bencana, kesalahan perangkat keras/lunak, kesalahan dan kelalaian manusia.
2.Penyusup/ hacker yang biasanya terbagi menjadi dua yaitu : penyusup pasif (hanya membaca data yang ada) dan penyusuf aktif (membaca dan mengubah data yang ada).
Kategori penyusupan :
– Lirikan mata pemakai non teknis
Pada sistem time-sharing, kerja pemakai dapat diamati orang sekelilingnya. Bila dengan lirikan itu dapat mengetahui apa yang diketik saat pengisian password, maka pemakai non teknis dapat mengakses fasilitas yang bukan haknya.
– Penyadapan oleh orang dalam
– Usaha hacker dalam mencari uang
– Spionase militer atau bisnis

Ancaman-ancaman keamanan
Sasaran pengamanan adalah menghindari, mencegah, dan mengatasi ancaman terhadap sistem. Kebutuhan keamanan sistem komputer dikategorikan dalam tiga aspek, yaitu :
1.Kerahasiaan (secrecy)
Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak– pihak yang diotorisasi dan modifikasi tetap menjaga kosistensi dan keutuhan data di sistem.
2.Integritas (integrity)
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak – pihak yang diotorisasi.
3.Ketersediaan (availability)
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak – pihak yang diotorisasi saat diperlukan.
Tipe – tipe ancaman terhadap keamanan sistem dapat dimodelkan dengan memandang fungsi sistem komputer sebagai penyedia informasi. Berdasarkan fungsi ini, ancaman terhadap sistem komputer dapat dikategorikan menjadi empat ancaman, yaitu :
1. Interupsi (interuption)
Sumber daya sistem komputer dihancurkan atau menjadi tak tersedia atau tak berguna. Interupsi merupakan ancaman terhadap ketersediaan. Contoh : penghancuran bagian perangkat keras, seperti harddisk, pemotongan kabel komunikasi.
2. Intersepsi (interception)
Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Interupsi merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tak diotorisasi dapat berupa orang atau program komputer. Contoh : penyadapan untuk mengambil data rahasia, mengetahui file tanpa diotorisasi.
3. Modifikasi (modification)
Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Modifikasi merupakan ancaman terhadap integritas. Contoh : mengubah nilai-nilai file data, mengubah program sehingga bertindak secara berbeda, memodifikasi pesan-pesan yang ditransmisikan pada jaringan.
4. Fabrikasi (fabrication)
Pihak tak diotorisasi menyisipkan/memasukkan objek-objek palsu ke sistem. Fabrikasi merupakan ancaman terhadap integritas. Contoh : memasukkan pesan-pesan palsu ke jaringan, penambahan record ke file.

Prinsip pengamanan sistem operasi
1.Rancangan sistem seharusnya publik
2.Dapat diterima
3.Pemeriksaan otoritas saat itu
4.Kewenangan serendah mungkin
5.Mekanisme yang ekonomis

Autentikasi pemakai
suatu yang diketahui oleh pemakai:
passsword
kombinasi kunci
nama kecil ibu, dsb
Sesuatu yang dimiliki pemakai :
badge
kartu identitas
kunci, dsb
Sesuatu mengenai (merupakan ciri) pemakai :
sidik jari
sidik suara
foto
tanda tangan, dsb
Counter measure (tindakan balasan dalam sistem pengamanan)
Pembatasan waktu ketika seseorang login
Panggilan otomatis pada nomor yang disiapkan
Pembatasan upaya melakukan login
Ketersediaan database login
Penggunaan simple login sebagai perangkap

Prinsip dasar security
Sistem sebaiknya bersifat publik
Nilai default tidak boleh diakses
Pengecekan otoritas
Memberikan setiap proses kemamapuan
akses sesedikit mungkin
Mekanisme proteksi sederhana, uniform dan
buil in ke lapis terbawah
Skema pengamanan harus dapat diterima
secara psikologis

sekenario pengrusakan oleh virus
Blackmail
Denial of Service selama virus masih jalan
Kerusakan permanen pada hardware
Kompetitor komputer
sabotase

Siklus hidup virus
Fase tidur(Dormant Phase) Virus dalam keadaan menganngur sampai terjadi suatu kejadian tertentu
Fase Propagasi Virus menempatkan kopi dirinya ke program lain di disk.
Fase Pemicuan (Triggering Phase) Virus diaktifkan untuk melakukan fungsi tertentu
Fase Eksekusi Virus menjalankan fungsinya

Untuk mengatasi masalah tersebut dibuat antivirus, dalam kerjanya antivirus melakukan dua tahapan yaitu : Pendekatan yang berupa Deteksi, Identifikasi,Penghilangan.antivirus memiliki generasi-generasi yaitu :
G1 : Sekedar scanner biasa
G2 : heuristic scanner
G3 : activity trap
G4 : full featue protection

Tuesday, 18 May 2010

klasifikasi dan kategori keputusan

Klasifikasi keputusan
Sturtur
Ditinjau dari segi setruktural, ruang lingkup dan tingkat pembuatan keputusan maka keputusan dapat diklasifiksikan kedalam dua jenis besar yaitu:
1.Keputusan umum (Generic decisions) yang timbul dari berbagai kebijakan peraturan dan prinsip yang sudah ditetapkan
2.Keputusan unik (Unique decisions) yaitu keputusan kreatif yang memerlukan ketentuan tersendiri diluar batas aturan atau prinsip yang telah ditetapkan.
Kedua keputusan diatas oleh Simon disebut sebagai keputusan terprogram dan keputusan nonprogram sedangkan Chamberlian mengklasifikasikan sebagai:
1.Keputusan Administratif yang umumnya berjangka pendek, lebih banyak berkaitan dengan berbagai faktor internal yang dapat dikontrol.
2.Keputusan-keputusan stratejik yaitu lebih banyak berkaitan dengan faktor-faktor eksternal yang berjangka panjang dan tidak dapat terkontrol
Menurut Henry Mintzberg keputusan dibagi menjadi dua berdasarkan kemunculannya yaitu:
1.keputusan yang muncul pertama disebut keputusan tak ber struktur (Unstuctured decisions)
2.Sedang keputusan yang lain, yang ada setelah keputusan pertama dinamakan keputusan berstruktur (Structured decisions)
Menurut Brickloe keputusan berstruktur ialah keputusan yang dibuat melalui urutan siklus tertentu, keputusan pertama biasanya berpengaruh pada keputusan berikutnya, keputusan ini biasanya di ikuti atau digunakan oleh para eksekutif. Sedangkan para menejer lebih sering menggunakan keputusan tidak terstruktur mengingat banyaknya informasi dan ketidak pastian.
Pembuatan keputusan
Ditinjau dari segi keputusan, Hitt et al. Menegaskan bahwa keputusan terprogram biasanya dibuat oleh mereka yang menduduki posisi manajemen yang tidak terlalu tinggi. Dan sebaliknya keputusan besar biasanya dibuat oleh manajemen tingkat tinggi.
Waktu dan Keterampilan
Pada keputusan pertama biasanya lebih mudah, lebih cepat. Maka pada pengambilan keputusan tipe kedua adalah sebaliknya karena kemampuan membuatnya akan membedakan antara manajer yang efektif dan tidak
Empat jenis keputusan
Menurut Sutherland keputusan dapat digolongkan menjadi empat jenis keputusan yaitu:
1.tujuan, cita-cita yang dibuat penanggung jawab organisasi yang kompleks dan berhubungan dengan tujuan yang diinginkan sebenarnya.
2.Keputusan stratejik yang mempersoalkan apa yang dapat dibuat untuk mencapai tujuan.
3.Keputusan taktis, yang mengarah pada bagaimana melaksanakan keputusan stratejik dan lebih pendek jangka waktunya, namun memiliki implikasi jangka panjang, sehingga jika ini ter lewati mengakibatkan efek kedepannya
4.keputusan operasional
Kategori keputusan
Ditinjau dari perolehan informasi dan cara memproses informasi dapat dibagi dalam 4 kategori yaitu:
1.Keputusan Representasi
Suatu keputusan dapat disebut keputusan representasi apabila dalam pengambilannya ada informasi yang cukup banyak dan tahu dengan tepat bagaimana memanipulasi informasi tersebut, keputusan jenis ini biasanya menggunakan model-model matematik seperti operations, research, cost-benefit analysis dan simulasi. Dalam keputusan ini konflik dapat diatasi, ketidak pastian menjadi terselesaikan.
2. Keputusan empiris
Suatu keputusan yang memiliki sedikit informasi tetapi memiliki cara yang jelas untuk memperoleh informasi pada saat informasi itu diperoleh, disebut keputusan empiris pada keputusan ini terdapat ambigu dan konflik yang potensial mengenai informasi mana yang harus dicari dan bagaimana menduga dan memperkirakan peristiwa-peristiwa yang tidak pasti. Tugas utama pengambilan keputusan ini ialah mencari informasi lagi.
3. Keputusan Informasi
Keputusan ini muncul saat ada berbagai informasi, tetapi diliputi kontroversi tentang bagaimana memproses siruasi ini. Konflik muncul ketika lahir perbedaan tentang informasi mana yang akan diproses dan akan digunakan untuk membuat prediksi.
4. Keputusan Eksplorasi
keputusan ini muncul saat jumlah informasi sangat sedikit dan juga tidak ada kata sepakat tentang cara yang akan digunakan untuk mencari informasi. Karena itu memerlukan eksplorasi untuk menentukan keputusan yang tepat.
Klasifikasi ini menurut Nutt dapat pula mewakiti tingkatan-tingkatan keputusan
1.Pengambilan keputusan tidak menghadapi masalah yang serius sasaran jelas dan pencapaian tidak mengalami kesulitan
2.konteks situasi dari keputusan empirikal mulai muncul kepermukaan, sasaran harus jelas dan disesuaikan dengan situasi lingkungan
3.konteks situasi semakin serius, preferensi tidak dapat diperkirakan dan dapat berubah sewaktu-waktu.
4.Situasi serba tidak menentu pengambil keputusan yang memiliki kepentingan berbeda-beda sulit dikendalikan.

Sunday, 16 May 2010

Keputusan

Pengertian keputusan
Pada umumnya tiap orang sependapat bahwa kata keputusan(decision) berarti pilihan (choice), yaitu pilihan dari dua atau lebih kemungkinan. Namun dalam pilihan ini bukan untuk menentukan yang benar dan yang salah namun justru sering terjadi pilihan antara yang “hampir benar” dan yang “mungkin salah. Berikut pendapat ahli mengenai pengertian keputusan:
Mc Kenzie melihat bahwa keputusan ialah “pilihan nyata “ karena pilihan diartikan sebagai pilihan tentang cara untuk mencapai tujuan itu, apakah pada tingkat perorangan ataupun golongan
Mc Grew dan Wilson lebih melihat pada kaitannya dengan proses, yaitu bahwa suatu keputusan ialah keadaan akhir dari suatu proses yang lebih dinamis, yang diberi label pengambilan keputusan Ia dipandang sebagai proses karena terdiri atas satu seri aktivitas yang berkaitan dan tidak hanya dianggap sebagai tindakan bijaksana.
Morgan dan cerullo mendefinisikan keputusan sebagai “sebuah keputusan yang dicapai sesudah dilakukan pertimbangan, yang terjadi setelah satu kemungkinan dipilih, sementara yang lain disampingkan”
.
Pertimbangan dalam pengambilan keputusan
Unsur Prosedural
Dibalik suatu keputusan ada unsur prosedural, yaitu pertama-tama pembuat keputusan mengidentifikari masalah, mengklarifikasikan tujuan-tujuan khusus yang diinginka, memeriksa berbagai kemungkinan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dan mengakhiri proses itu dengan menentukan pilihan untuk bertindak. Jadi suatu keputusan didasarkan pada fakta dan nilai. Keduanya sangat penting tapi dalam keputusan suatu organisasi fakta lebih mendominasi nilai-nilai dalam pengambilan keputusan.
Alternatif dan Konsekuensi
Pada akhirnya keputusan bertolak dari berapa kemungkinan atau alternatif untuk dipilih. Setiap alternatif membawa konsekuensi-konsekuensi. Menurut Simon, sejumlah alternatif itu berbeda satu dengan yang lain mengingat perbedaan dari konsekuensi yang akan di timbulhan. Pilihan yang dijatuhkan pada alternatif itu harus dapat memberikan kebahagiaan atau kepuasan karena ini merupakan aspek paling penting dalam pengam bilan keputusan.
Apabila kita memperhatikan konsekuensi-konsekuensi dari suatu keputusan, hampir dapat dikatakan bahwa tidak akan ada satupun keputusan yang akan menyenangkan semua orang. Satu keputusan hanya akan memuaskan sekelompok atau sebagian besar orang saja. Selalu ada saja kelompok atau pihak yang merasa dirugikan oleh suatu keputusan. Dan jika keputusan ini dianggap tidak objektif tidak menutup kemungkinan bagi mereka untuk melakukan reaksi negatif terhadap keputusan yang diambil. Keputusan yang diambil dapat juga berpengaruh terhadap sebagian besar golongan masyarakat. Oleh karena itu dalam menetapkan keputusan kita harus mempertimbangkan secara menyeluruh tentang kemungkinan konsekuensi yang timbul.

Saturday, 8 May 2010

Masalah sumberdaya manusia

Pengertian sumberdaya manusia
Sumber daya manusia adalah seluruh kemampuan atau potensi penduduk yang berada di
dalam suatu wilayah tertentu beserta karakteristik atau ciri demografis, sosial maupun ekonominya yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembangunan.

Pengelolaan sumberdaya manusia
Undang-undang Pokok Kepegawaian No. 43/1999 perubahan atas Undang-undangn No. 8/1974 sumberdaya manusia harus dikelola agar hasil menjadi maksimal. Yaitu dengan manajemen sumberdaya manusia.
Manajemen sumber daya manusia menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktek manajemen yang mempengaruhi secara lansung sumber daya manusianya.

Tujuan pengelolaan sumberdaya manusia
Tujuan pengelolaan sumberdaya alam adalah agar dapat mencapai hasil yang maksimal dan meningkatkan kualitas tiap individu sehingga sumberdaya manusia kita berkualitas dan dapat bersaing dengan sumberdaya manusia dari negara lain.

Faktor penyebab kurangnya pengelolaan sumberdaya manusia
1) Kepercayaan dan agama
Faktor kepercayaan mempengaruhi orang dalam penerimaan KB. Ada agama atau kepercayaan tertentu yang tidak membolehkan penganutnya mengikuti KB. Dengan sedikitnya peserta KB berarti kelahiran lebih banyak dibanding bila peserta KB banyak.
2) Tingkat pendidikan
Semakin tinggi orang sekolah berarti terjadi penundaan pernikahan yang berarti pula penundaan kelahiran. Selain itu pendidikan mengakibatkan orang merencanakan jumlah anak secara rasional. Bukan rahasia lagi bahwa situasi dunia pendidikan di Indonesia setelah 56 tahun menikmati ‘kemerdekaan’ masih carut marut. Sebagai contoh, data yang dirilis Unesco (2000) tentang peringkat pembangunan manusia menunjukkan komposisi peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan pada setiap manusia Indonesia salalu menunjukkan tren menurun. Didasarkan pada hasil survei dari sebanyak 174 negara di dunia, indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia yang pada tahun 1996 hanya menempati urutan ke-102, mampu menaikan peringkat ke-99 pada tahun 1997. Namun, pada 1998 turun keurutan 105 dan menurun ke urutan 109 pada tahun 1999. Data rendahnya IPM ini sekaligus pula merefleksikan rendahnya daya saing SDM
Indonesia dalam percaturan global.
3) Kondisi perekonomian
Penduduk yang perekonomiannya baik tidak memikirkan perencanaan jumlah anak karena merasa mampu mencukupi kebutuhannya. Jika suatu negara berlaku seperti itu maka penduduknya menjadi banyak.
4) Kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah mempengaruhi apakah ada pembatasan kelahiran atau penambahan jumlah kelahiran. Selain itu kondisi pemerintah yang tidak stabil misalnya kondisi perang akan mengurangi angka kelahiran.
5) Adat istiadat di masyarakat
Kebiasaan dan cara pandang masyarakat mempengaruhi jumlah penduduk. Misalnya nilai anak, ada yang menginginkan anak sebanyak-banyaknya, ada yang menilai anak laki-laki lebih tinggi dibanding perempuan atau sebaliknya, sehingga mengejar untuk mendapatkan anak laki-laki atau sebaliknya.
6) Kematian dan kesehatan
Kematian dan kesehatan berkaitan dengan jumlah kelahiran bayi. Kesehatan yang baik memungkinkan bayi lebih banyak yang hidup dan kematian bayi yang rendah akan menambah pula jumlah kelahiran.
7) Struktur Penduduk
Penduduk yang sebagian besar terdiri dari usia subur, jumlah kelahiran lebih tinggi dibandingkan yang mayoritas usia non produktif (misalnya lebih banyak anak-anak dan orang-orang tua usia).

Peran-peran SDM
1.Setiap SDM akan dituntut keberhasilan dalam Fungsi kerjanya untuk mampu menjadi katalisator perubahan di dalam perusahaan.
2.SDM harus mampu berperan dalam mempercepat dan mengelola proses perubahan yang dicanangkan oleh perusahaan secara efektif.
3.Disamping itu, SDM dituntut pula untuk mampu mengenali hambatan-hambatan yang mungkin dihadapi oleh perusahaan bila perubahan dilakukan.
Dengan demikian dapat mencegah terjadinya gejolak sosial, yang kontra produktif di dalam perusahaan.
Tetapi permasalahan Untuk mewujudkan peran-peran seperti tersebut di atas, tampaknya bukanlah hal yang mudah. Banyak masalah yang harus dihadapi oleh SDM. Masalah-masalah tersebut antara lain sebagai berikut :
1.Belum tersosialisasinya pemahaman tentang Fungsi SDM sebagai sebuah profesi yang bersifat multi disipliner (Psikologi, Ekonomi/Manajemen/Bisnis, Hukum, Teknologi Informasi/Manajemen Informasi) di kalangan praktisi SDM. Hal ini terkadang membuat para praktisi SDM hanya memusatkan sejumlah aspek saja dari disiplin ilmu SDM tersebut. Hal ini mungkin terjadi karena para praktisi yang bersangkutan kurang memahami disiplin ilmu lainnya dibandingkan dengan disiplin ilmu yang dikuasainya.
2.Peran tradisional dari Fungsi SDM di masa lalu membuat banyak praktisi SDM yang mempunyai keterbatasan dalam memahami strategi bisnis dan keuangan perusahaan secara menyeluruh
3.Mahalnya investasi di bidang Sistim Informasi SDM (Human Resources Information System).
Cara penanggulangannya :
1.Para SDM sudah selayaknya menanamkan kesadaran bahwa dalam setiap kebijakan yang dibuat maupun tindakan yang dilakukan, haruslah memberikan nilai tambah kepada apa yang dikerjakannya. Nilai tambah ini tidak saja bersifat kualitatif, tetapi juga kuantitatif, yang dapat diukur keberhasilannya. Untuk itulah dalam penyusunan sasaran-sasaran sebaiknya didasarkan atas kriteria-kriteria SMART (Specific, Measurable, Achieveable, Realistic, Time Frame), yang berati bahwa setiap sasaran yang dibuat harus jelas, dapat diukur, dapat dicapai, realistis, dan mempunyai ukuran waktu yang jelas. Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam menyusun sasaran-sasaran di bidang SDM, antara lain Performance Management, Balance Scorecard.
2.Untuk meluaskan wawasannya di bidang SDM, maka para praktisi SDM diharapkan untuk dapat secara aktif terlibat dalam membangun jaringan SDM melalui asosiasi-asosiasi SDM, baik yang bersifat lintas bisnis maupun bisnis sejenis.
3.Para praktisi SDM perlu lebih banyak meluangkan waktu untuk membaca buku-buku/koran/majalah atau mendengarkan ulasan-ulasan di bidang bisnis, bertukar-pikiran dengan para praktisi bisnis di dalam perusahaan, maupun di luar perusahaan, dan secara proaktif memberikan saran-saran kepada manajemen puncak di perusahaan tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh Fungsi SDM dalam mendukung keberhasilan bisnis perusahaan.
4.Meningkatkan pengetahuan di bidang finansial dengan cara bertukar pikiran dengan para praktisi keuangan di dalam perusahaan, maupun dengan menghadiri pelatihan mengenai keuangan, yang dirancang khusus bagi para manajer/praktisi di luar Bidang Keuangan.
5.Para SDM dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat di bidang administrasi kepada manajemen dan para karyawan antara lain melalui penggunaan teknologi tepat guna di bidang sistim informasi (HRIS), evaluasi proses kerja, implementasi pendekatan Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management), dan sebagainya
6.Fungsi SDM harus dapat memberikan contoh kepada fungsi-fungsi lain di dalam perusahaan dalam hal memulai dan menerima perubahan. Fungsi SDM dapat terus menyempurnakan proses kerjanya, melalui umpan balik yang diterima dari hasil audit internal di bidang SDM, survey pendapat karyawan, maupun dengan menerapkan prinsip-prinsip yang menekankan pada upaya untuk selalu melakukan perbaikan-perbaikan mutu secara berkesinambungan dalam setiap kebijakan yang dibuat atau dalam setiap tindakan yang dilakukan.
7.Mengingat mahalnya perangkat lunak sistim informasi SDM (HRIS), maka mengembangkan sendiri sistim informasi SDM merupakan salah satu kiat yang dapat dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan ahli-ahli yang ada di dalam perusahaan atau tenaga ahli lepas. Sistim yang dikembangkan ini, harus didasarkan atas hasil survey dan analisa yang mendalam mengenai kebutuhan dan manfaat yang diperoleh dari investasi bidang HRIS ini. Kiat yang lain adalah dengan melakukan outsourcing kebutuhan HRIS kepada pihak diluar perusahaan.

Thursday, 6 May 2010

pertumbuhan remaja dan masalahnya

Seperti yang kita ketahui masa kedewasaan ialah masa yang lebih dari sekedar satu tingkat diatas masa anak-anak. Masa ini pasti akan dilewati oleh setiap individu, periode transisi yang penting bagi pengembangan emosi. Ini adalah periode meninggalkan ketergantungan masa kanak-kanak dan menuju masa dewasa. Kedewasaan mirip seperti wisatawan yang pergi dari satu tempat namun belum sampai tempat berikutnya.

Masa transisi anak menuju remaja dibagi menjadi tiga tahap, masing-masing masa memiliki ciri yang khusus tapi tidak memiliki batas yang jelas. Pembagiannya ialah:
(1)masa remaja awal/dini (early adolescence) umur 11 – 13 tahun
(2)masa remaja pertengahan (middle adolescence) umur 14 – 16 tahun
(3)masa remaja lanjut (late adolescence) umur 17 – 20 tahun

Remaja akan mengalami periode perkembangan fisik dan psikis yaitu sebagai berikut :
1. Masa pra-pubertas (12 - 13 tahun)
2. Masa pubertas (14 - 16 tahun)
3. Masa akhir pubertas (17 - 18 tahun)
4. Periode remaja Adolesen (19 - 21 tahun)

A.Ciri - Ciri Masa Remaja
Masa remaja adalah suatu masa perubahan. Pada masa remaja terjadi perubahan yang cepat baik secara fisik, maupun psikologis. Ada beberapa perubahan yang terjadi selama masa remaja:
1.Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal dengan sebagai masa storm & stress.
2.Perubahan fisik disertai kematangan seksual, perubahan fisik yang terjadi secara cepat, baik perubahan internal seperti sistem sirkulasi, pencernaan, dan sistem respirasi maupun perubahan eksternal seperti tinggi badan, berat badan, dan proporsi tubuh sangat berpengaruh terhadap konsep diri remaja
3.Perubahan dalam hal yang menarik bagi dirinya dan hubungan dengan orang lain. Selama masa remaja banyak hal-hal yang menarik bagi dirinya dibawa dari masa kanak-kanak digantikan dengan hal menarik yang baru dan lebih matang.
4.Perubahan nilai, dimana apa yang mereka anggap penting pada masa kanak-kanak menjadi kurang penting karena sudah mendekati dewasa
5.Kebanyakan remaja bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi.

B.Remaja dan Pubertas
Kedewasaan dan pubertas itu berbeda, kedewasaan merujuk pada semua tahap yang dilewati untuk mencapai tingkatan kedewasaan. Sedangkan pubertasi ialah hal yang hanya berkaitan dengan kematangan seksual.
Kedewasaan, pada anak perempuan terjadi pada usia 13-18 tahun. Sedangkan pada anak laki-laki usia 14-18 tahun,sebaliknya pubertasa merupakan periode yang tumpang tindih. Selama waktu 4 tahun, 2 tahun untuk menyiapkan reproduksi tumbuh. Sedang sisa 2 tahun berikutnya digunakan untuk menyelesaikan proses. Rata-rata anak perempuan tumbuh pada usia 10-12 dan anak laki-laki pada usia 12-13 tahun. Pada usia ini anak mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Anak perempuan biasanya tumbuh lebih awal namun dalam waktu yang tidak terlalu lama akan tersusul oleh anak laki-laki.
Pengontrol masa pubertas ialah glandula endokrin yang ditemukan dalam otak, di leher, diatas ginjal, dan sistem reproduksi. Glandula ini menghasilkan zatkimia yang dikenal sebagai hormon.

1.Perubahan Pubertas pada Anak Perempuan
Muncul pada usia 10 hingga 12 tahun dengan ciri-ciri yang tampak adalah sebagai berikut:
a.Perubahan payudara
seperti pigmen areola dan pembesaran puting dan otot payudara terjadi pada tahap paling awal, biasanya satu payudara mengalami pertumbuhan lebih cepat dibanding payudara yang satunya. Tapi ini wajar, seiring berjalannya waktu ukurannya akan sama.
b.Membesarnya pinggul dan melebarnya pangkal paha.
c.Tumbuh rambut pada kemaluan atau bisa juga tumbuh ditempat lain, termasuk ketiak.
d.Menstruasi
Terjadi dua tahun setelah manifestasi pubertas yang pertama. Siklus menstruasi biasanya setiap 28 hari sekali dan berakhir setelah 5 hari

2.Perubahan Pubertas pada Anak Laki-Laki
Muncul pada usia 12-13 tahun denganciri-ciri yang nampak ialah sebagai berikut:
a.Pembesaran alat kelamin luar, yaitu penis dan testis.
b.Tumbuh rambut pada kemaluan, ketiak, antar kemaluan dengan pusar, pada paha, pada wajah ( rambut pada wajah biasanya tumbuh 2 tahun setelah rambut pada kemaluan).
c.Suara berubah keluarnya air mani pada malam hari, hal ini sama dengan menstruasi pada anak perempuan.

C.Kedewasaan dan Seks
Dorongan seks pada perilaku kedewasaan memiliki arti penting, menurut Feud, ”seksualitas mempengaruhi dan dipengaruhi” oleh perilaku disetiap bidang kegiatan dan kehidupan.pada masa-masa ini remaja perlu bimbingan dari orang tua agar mereka tidak melakukan perilaku yang menyimpang seperti homoseksualitas, mastrubasi, dll.

D.Masalah Penyalahgunaan Obat
Peyalahgunaan obat sering terjadi pada remaja di negara-negara Asia, sebagian besar pecandu obat menunjukkan tanda-tanda konflik, kebingungan, masalah mental, turunnya prestasi di sekolah, salah pergaulan, dan emosional. Untuk menanggulangi penyimpangan ini, hal yang dapat dilakukan oleh orangtua adalah :
1.Meyediakan fasilitas rekreasi dan hiburan dalam keluarga maupun asrama
2.Pemanfaatan energi remaja dalam kegiatan konstruktif dan minat sehat lainnya.
3.Mengenalkan bahaya penyalah gunaan obat di kalangan remaja.
4.Menyediakan fasilitas psikiater secara periodik disekolah.
5.Menerapkan cek kesehatan secara tegas.

E.Remaja dan Orangtua
Sifat yang berkesan dimasa remaja ialah ketika remaja cenderung berjarak dari orangtua, suasana hati sering berubah-ubah, beberapa remaja menjadi tertutup dan tidak suka bergaul. Pada masa ini remaja biasanya remaja mulai memberontak pada orangtua dan terhadap kemapanan. Kenyataan ini melawan semua hal yang otoriter, afiliasi yang ia pilih biasanya bertentangan dengan keinginan dan harapan orangtua .
Soetjiningsih membagi permasalahan remaja menjadi tujuh masalah, yaitu :
1.terganggunya nutrisi
2.penggunaan obat terlarang,
3.terganggunya kesehatan jiwa,
4.masalah kesehatan gigi
5.penyakit yang terkait dengan lingkungan bersih
6.gangguan kesehatan karena hubungan seks
7.trauma fisik dan psikis karena sebagai korban kekerasan.

Keluarga perlu mengajarkan budi pekerti guna membangun tiga sifat utama yaitu:
1.Pertama, manusia berkarakter mulia yang mempunyai prinsip yang baik. Mereka yakin akan kehormatan, integritas, kewajiban, belas kasih, keadilan dan nilai etika lain. Prinsip-prinsip tersebut kemudian dikenal dengan istilah Enam Pilar Karakter.
2.Kedua, manusia berkarakter mulia yang mempunyai nurani yang kuat. Kesadaran nurani adalah semacam kompas moral internal yang membantu anak remaja kita membedakan benar dan salah
3.Ketiga, manusia berkarakter mulia yang mempunyai keberanian moral, kemauan untuk mendengarkan suara hati nurani dan melakukan hal yang benar, kendati harus menanggung resiko yang tidak menyenangkan

F.Kesenjangan Remaja
Proporsi anak perempuan dan laki-laki untuk mengagumi sehingga menjadi tergila-gila atau berfantasi terhadap lawan jenis biasanya tidak dapat dihindari. Obyek yang dikagumi -biasanya disebut idola- digunakan oleh remaja sebagai model yang menjadi impian masa depannya. Para peneliti mengatakan bahwa kesenangan jauh lebih intensif dan lebih kuat pada anak perempuan dibandingkan anak laki-laki.

Wednesday, 5 May 2010

Pendidikan masyarakat multikultural

Oleh: Ki Supriyoko
PENDIDIKAN dan masyarakat multikultural itu memiliki hubungan timbal balik (reciprocal relationship). Artinya, bila pada satu sisi pendidikan memiliki peran signifikan guna membangun masyarakat multikultural, di sisi lain masyarakat multikultural dengan segala karakternya memiliki potensi signifikan untuk memberhasilkan fungsi dan peran pendidikan umumnya.
Itu berarti, penguatan di satu sisi, langsung atau tidak langsung, akan memberi penguatan pada sisi lain. Penguatan terhadap pendidikan, misalnya dengan memperbaiki sistem dan mengefektifkan kegiatan belajar, akan menambah keberhasilan dalam membangun masyarakat multikultural. Di sisi lain, penguatan pada masyarakat multikultural, yaitu dengan mengelola potensi yang dimiliki secara benar, akan menambah keberhasilan fungsi dan peran pendidikan umumnya.
Implikasinya, dilakukannya penguatan pada kedua sisi secara simultan akan memberi hasil optimal, baik dari sisi peran pendidikan maupun pembangunan masyarakat multikultural sendiri.
Potensi masyarakat multikultural
Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa majemuk, ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama, budaya, kebiasaan, di dalamnya. Di sisi lain, masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat multikultural, masyarakat yang anggotanya memiliki latar belakang budaya (cultural background) beragam.
Kemajemukan dan multikulturalitas mengisyaratkan adanya perbedaan. Bila dikelola secara benar, kemajemukan dan multikulturalitas menghasilkan energi hebat. Sebaliknya, bila tidak dikelola secara benar, kemajemukan dan multikulturalitas bisa menimbulkan bencana dahsyat. Kolaborasi positif orang buta dan orang lumpuh dapat meningkatkan produktivitasnya belasan kali lipat.
Dalam konteks pendidikan, kemajemukan bangsa dan multikulturalitas masyarakat Indonesia merupakan potensi yang "hebat" bila dikelola secara benar.Sebaliknya, kemajemukan bangsa dan multikulturalitas masyarakat Indonesia merupakan potensi yang "jahat" bila tidak bisa dikelola secara benar.
Setiap komunitas dengan latar belakang budaya tertentu pasti memiliki local genius yang berupa nilai-nilai positif dan negatif. Nilai positif dan negatif ini bila di-share dengan komunitas lain, secara mutualistik akan menghasilkan daya yang jauh lebih produktif dari semula. Ini merupakan potensi masyarakat multikultural yang dapat dikembangkan untuk memberhasilkan peran pendidikan.
Realitas seperti itu sering dilupakan para pengelola pendidikan. Perbedaan lebih dilihat sebagai sumber perpecahan, bukan potensi untuk berprestasi.
Padahal, secara empiris telah terbukti, local genius yang dimiliki kelompok-kelompok masyarakat telah memberhasilkan fungsi dan peran pendidikan; misalnya, dengan mengambil nilai-nilai positif yang diyakini kelompok masyarakat akan memudahkan guru dalam menanamkan sikap positif pada anak didik. Demikian juga dengan mengambil nilai- nilai filosofis yang diyakini kelompok masyarakat tertentu dapat memperlancar tugas guru dalam mengembangkan akhlak siswanya.
Peran pendidikan
Dalam konteks membangun masyarakat multikultural, selain berperan meningkatkan mutu bangsa agar dapat duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain, pendidikan juga berperan memberi perekat antara berbagai perbedaan di antara komunitas kultural atau kelompok masyarakat yang memiliki latar belakang budaya berbeda-beda agar lebih meningkat komitmennya dalam berbangsa dan bernegara.
Jenis perekat yang dipakai ialah pembangunan karakter dan semangat kebangsaan atau nation and character building (NCB). Dalam hal ini, karakter kebangsaan merupakan pengembangan jati diri bangsa Indonesia yang (pernah) dikenal sebagai bangsa yang ramah, sopan, toleran, dan sebagainya. Sedangkan semangat kebangsaan adalah keinginan yang amat mendasar dari setiap komponen masyarakat untuk berbangsa.
Karakter dan semangat kebangsaan seperti itu akan berkembang, baik secara natural maupun kultural, menuju tercapainya persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks NCB, bangsa itu adalah satu dan tidak terpisah-pisahkan. Persatuan dan kesatuan merupakan konsekuensi logis pengembangan jati diri dan keinginan mendasar untuk berbangsa.
Dalam konteks NCB, tiap komponen bangsa memiliki kedudukan, hak dan kewajiban sama. Etnis Melayu memiliki kedudukan yang sama dengan etnis Cina dan etnis-etnis lain; suku Aceh memiliki hak yang sama dengan suku Sunda dan suku-suku lain; demikian pula pemeluk agama Islam mempunyai kewajiban yang sama dengan pemeluk agama Katolik dan agama-agama lain dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semua komponen bangsa mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama untuk mengembangkan bangsa.
Khusus di bidang nation building, tampaknya hal ini perlu dibenahi kembali dalam tata kehidupan bangsa Indonesia. Banyak remaja dan pemuda kini asing dengan sejarah nasional; begitu pula dengan siswa SD, SLTP, SMU, dan SMK, bahkan mahasiswa di perguruan tinggi. Padahal, sejarah nasional sarat muatan kebangsaan, baik nilai maupun pesan, untuk senantiasa berdisiplin dalam berbangsa. Itu sebabnya, semangat kebangsaan perlu dikembangkan terus.
Bagaimana dengan character building? Rasanya tak banyak berbeda. Munculnya banyak kasus yang destruktif dalam konteks kebangsaan, misalnya terjadinya sentimen antaretnis, perselisihan antarsuku, sampai perang antar(pemeluk) agama, menunjukkan karakter kebangsaan Indonesia saat ini lemah. Karakter kebangsaan ini harus selalu dipupuk dan disirami agar dapat tumbuh dengan baik.
Pengembangan karakter kebangsaan itu tidak sekadar untuk menjadikan anggota masyarakat multikultural Indonesia dapat berperilaku baik, santun, ramah; tetapi lebih dari itu, dapat memupuk jiwa yang senantiasa berdisiplin dalam berbangsa. Baik, santun, ramah adalah nilai- nilai konstruktif dalam kehidupan, tetapi belum begitu bermakna dalam konteks semangat kebangsaan. Jadi, karakter yang dikembangkan tidak hanya character for the individual well being, tetapi lebih dari itu, character for the national well being yang diperlukan untuk mengembangkan semangat kebangsaan. Dari sisi moral, yang dikembangkan tidak sekadar individual morality, tetapi sampai kepada social morality.
Konon kita ini adalah bangsa besar yang berkarakter; tetapi mengapa sampai hari ini masih ditemui bentrok antarsuku, perang antar(pemeluk) agama, perkelahian antaretnis, pertikaian antarkelompok, dan sejenisnya? Entahlah, yang jelas itu semua menunjukkan pendidikan di negeri ini belum sepenuhnya berhasil menjalankan fungsi dan memainkan peranannya. Sayang, kini hampir tidak ada lagi pemimpin yang sungguh-sungguh peduli terhadap pendidikan bangsa.

Prof Dr Ki Supriyoko MPd Guru Besar Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa Yogyakarta;
Wakil Presiden Pan-Pacific Association of Private Education (PAPE) yang Bermarkas di Tokyo, Jepang

Cerita Ruri

Ini merupakan cerita mengenai perjuangan seorang anak manusia, bernama Ruri dengan kondisi ekonomi orang tua yang bisa dikatakan pas-pasan ia ingin bersekolah agar nantinya ia bisa membahagiakan orangtuanya. Tiap hari ia harus bangun pagi karena ia harus berangkat kesekolah dengan berjalan kaki, jarak sekolah dengan rumahnya sekitar 2 km. Begitulah kesehariannya. walaupun anak ini tidak terlalu suka bergaul namun jika ada teman yang membutuhkan bantuannya ia mau menolong. Ruri anaknya tidak terlalu suka bergaul karena sudah terbiasa sendiri. sejak SD sekolahnya sudah tidak bersama dengan teman-teman satu desanya, dia punya seorang teman cewek anaknya bisa dikatakan cantik, Ismy namanya. teman Ruri biasa berbagi dan bercerita mengenai pelajarannya dan juga berbagi keluh kesah dengan Ismy, tiap pulang sekolah mereka selalu bersama karena rumah mereka satu arah, mereka berjalan bersama sambil bercanda dijalan seperti anak-anak pada umumnya, sesekali mereka beristirahat untuk melepas lelah sambil memandangi awan yang ada dilangit, lama kelamaan antara mereka timbulah ikatan yang cukup erat seperti ikatan kakak dan adik. Seiring berjalannya waktu mereka berdua bertambah dewasa, tidak terasa waktu cepat berlalu mereka kini sudah duduk dibangku kelas 6 masa-masa yang biasanya mereka lalui bersama sedikit-demi sedikit mulai berkurang Karena masing-masing dari mereka punya kesibukan sendiri untuk menghadapi ujian sekolah.
Setelah beberapa minggu Ujian sekolahpun telah selesai, dan kini tibalah saat perpisahan suasana terasa sangat menyedihkan dan juga haru. Banyak anak yang meneteskan airmata karena mereka akan berpisah dengan sahabat yang selama ini selalu bersama mereka, sahabat yang biasa bermain bersama, sahabat yang biasa tertawa bersama, sahabat yang biasa diajak berbagi cerita. Para gurupun ikut larut dalam suasana haru, bahkan ada juga guru yang ikut menangis, karena mereka harus berpisah dengan anak-anak yang mereka didik. Beberapa minggu kemudian tibalah waktu pendaftaran masuk kesekolah menengah pertama. Sejak saat inilah kehidupan Ruri berubah, karena Ismy sahabatnya sejak kecil, sahabat yang biasa ia ajak berbagi cerita tidak meneruskan kesekolah dimana ia bersekolah mendaftar, Ruripun merasa kesepian ia merasa bahwa sahabatnya telah meninggalkannya.
Masa orientasi siswa di sekolah menengah pertama dimulai Ruri mendapat kenalan banyak teman temannya baik-baik meskipun ada satu dua orang yang nakal, namun karena rasa kecewanya terhadap Ismy dan juga karena sejak kecil ia terbiasa sendiri, Rury mulai menutup diri terhadap teman yang datang dan ingin bermain bersamanya. Seiring berjalannya waktu Rury mulai bisa menerima perpisahannya dengan Ismy, ia mulai mau bermain dengan anak-anak yang lain namun tetap hanya ada satu teman yang benar-benar dekat dan ia percaya. Sejak Rury sekolah di SMP ia lebih sering bergaul dengan anak SMA hal ini mempengaruhi cara berfikirnya sehingga cara berfikirnya sudah tidak seperti anak-anak seusianya dan rasa individualnya makin bertambah karena ia berfikir bahwa tidak ada anak seusianya yang mengertia dan dapat diajak berbagi pendapat dengannya. Tiga tahun berlalu dengan cepat tibalah saat ujian nasional, ujian berlangsung selama tiga hari, saat-saat ujian terasa begitu membosankan.
Tibalah saat pengumuman ujian nasional, saat pengumuman Ruri mendapat nilai yang lumayan bagus, walaupun tidak sebagus teman-temanya kemudian Ruri masuk ke SMA, yang ia inginkan. Saat kelas satu ia mencoba untuk membaur dengan teman-temannya namun hal tersebut tidak mudah karena ia terbiasa menyendiri, seiring berjalannya kini Ruri sudah kelas dua, pada saat mulai kelas dua inilah anak satu kelas terbagi menjadi dua kelompok, kelompok Ruri terdiri dari lima orang mereka biasa menyebut kelompok mereka sebagai pandara anggota kelompok ini ialah anak-anak yang dahulunya terbiasa menyendiri seperti Ruri. kedua kelompok ini saling bersaing untuk mendapatkan nilai yang baik dalam setiap pelajaran dua kelompok ini tidak pernah sependapat. Seiring berjalannya waktu kedua kelompok ini akhirnya mau bersatu dikarenakan mereka sudah kelas tiga selain itu mereka juga mulai sadar bahwa tujuan mereka bersaing selama ini ialah untuk mendapatkan nilai yang baik dalam setiap pelajaran......

Tuesday, 4 May 2010

Pola pembinaan Penegak pandega

Di dalam Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega wadah-wadah pembinaan tersebut terdiri dari Dewan Ambalan bagi Pramuka Penegak, Dewan Racana bagi Pramuka Pandega, Dewan Kerja di tingkat Kwartir, Satuan Karya (SAKA) melalui Dewan Saka, Sangga Kerja, dan Kelompok Kerja. Melalui wadah-wadah pembinaan inilah Penegak dan Pandega dibina agar dapat menjadi kader yang berguna bagi nusa, bangsa, dan masyarakat disekitarnya.
Pentingnya kaderisasi bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dapat dilihat dalam rencana kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega periode tahun 1998-2003 yang salah satu prioritas sasarannya adalah kaderisasi Pramuka Penegak dan Pandega. Di dalam uraian pelaksanaannya, yaitu melalui upaya meningkatnya jumlah Pembina Pramuka, terjaminnya proses kaderisasi yang mantap dalam Dewan Kerja dan wadah-wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega, serta menjadi pemimpin dalam Gerakan Pramuka baik sebagai pembina maupun menjadi pengurus Kwartir. Bagaimanapun, kaderisasi suatu hal yang sangat penting dalam upaya menjaga kesinambungan dan meningkatkan serta mengembangkan kemampuan organisasi agar mencapai tujuan. Terlebih, dengan kaderisasi yang baik, demokrasi pun akan tumbuh dan berkembang dengan baik, karena tidak terjadi kultus individu yang merupakan ketergantungan atas seorang pemimpin atau yang sering disebut primordialisme.
Melihat perkembangan yang ada saat ini, kaderisasi kembali lagi menjadi pertanyaan, apakah wadah-wadah pembinaan yang ada dalam Penegak dan Pandega sudah memiliki dan menjalankan pengaderan dengan baik. Banyak kalangan yang berpendapat, saat ini wadah-wadah pembinaan yang ada mengalami krisis kader untuk mengelola wadah-wadah pembinaan tersebut. Tidak hanya terjadi dikalangan Dewan Kerja, tetapi sudah menjalar ke seluruh wadah-wadah pembinaan yang ada. Kalangan ini memperlihatkan, dengan menurunnya aktivitas-aktivitas kegiatan yang diselenggarakan oleh Pramuka Penegak dan Pandega, hanya sedikit Penegak dan Pandegayang ikut serta seleksi perekrutan anggota Dewan Kerja, kualitas kegiatan yang cenderung menurun, kurangnya kreativitas baru dalam kegiatan yang dikelola, dan menurunnya jumlah Penegak dan Pandega. Sedangkan sebagian kalangan menganggap tidaklah separah itu keadaan yang terjadi. Kalangan ini berargumen, mulai banyak anggota Dewan Kerja maupun pengurus yang ada dalam Dewan Ambalan, Dewan Racana maupun Dewan Saka serta kepanitiaan dalam sangga kerja atau sebagai anggota suatu kelompok kerja yang berusia lebih muda dibandingkan periode-periode sebelumnya. Sehingga wajar saja dalam masa transisi, kegiatan-kegiatan yang dilakukan kualitasnya pun masih belum sebanding dengan masa lalu. Apabila melihat Pola dan Mekanisme Pembinaan Penegak dan Pandega, baik saat ini berlaku SK Kwarnas 080 tahun 1988 maupun yang sebelumnya tahun 1980, dan juga melihat beberapa asumsi permasalahan dalam beberapa Rencana Kerja Dewan Kerja, ternyata proses kaderisasi dalam wadah-wadah pembinaan Penegak dan Pandega masih belum berjalan secara optimal. Paling tidak, dapat dikelompokkan dalam beberapa permasalahan.

Keorganisasian
Organisasi merupakan sarana untuk mencapai tujuan. Namun, agar tercapainya tujuan, perlu dikelola oleh orang-orang yang memiliki kemampuan, perhatian, dan waktu yang cukup agar dapat menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dalam usahanya untuk mencapai tujuan. Kegiatan juga sebagai sarana kaderisasi untuk mengembangkan kemampuannya. Baik sebagai panitia ataupun sebagai peserta. Dan memperkuat tali silaturrahmi antar peserta ataupun panitia. Untuk itu, kegiatan menjadi tulang punggung pembinaan.
Secara umum, salah satu tujuan dibentuknya wadah-wadah pembinaan adalah untuk membina dan mengembangkan kepemimpinannya sehingga dapat menjadi kader pemimpin sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka. Selain itu, wadah-wadah pembinaan dibentuk sebagai bagian dari metode kepramukaan.
Namun, ternyata wadah-wadah pembinaan yang ada, yang seharusnya melahirkan kader-kader pemimpin bangsa dan masyarakat mengalami krisis kader, dari Dewan Ambalan sampai Kelompok Kerja. Menjadi pertanyaan besar, apakah karena wadah-wadah pembinaan yang ada sudah tidak lagi menarik atau sistemnya yang menyebabkan wadah-wadah pembinaan tersebut tidak berkembang. Atau, karena tiadanya yang membina wadah-wadah pembinaan tersebut sehingga dibiarkan kacau tak tentu arah. Bagaimanapun setiap wadah pembinaan memiliki lembaga induk. Gudep sebagai lembaga induk Dewan Ambalan dan Dewan Racana, Saka sebagai lembaga induk Dewan Saka, Kwartir sebagai lembaga induk Dewan Kerja, serta sangga kerja dan kelompok kerja lembaga induknya yang membentuk kedua wadah pembinaan ini. Dengan demikian, wadah-wadah pembinaan ini memiliki keterbatasan dan ketergantungan terhadap lembaga induknya tersebut. Apabila lembaga induknya tidak peduli atau tidak berjalan dengan baik, sulit bagi wadah-wadah pembinaan untuk berkembang.
Wadah pembinaan sebagai organisasi terdiri dari sekumpulan anggota Penegak dan Pandega. Seharusnya, sebagai anggota mereka memahami organisasinya, sehingga secara sukarela dan sadar berpartisipasi aktif dalam wadah pembinaan yang diikutinya. Anggota tersebut berusaha meningkatkan kemampuannya secara aktif dalam wadah pembinaan tersebut. Namun, yang berkembang ternyata tidaklah sesuai konsep tersebut. Cukup banyak anggota suatu wadah pembinaan yang tidak mengetahui apa tujuan mereka berada di wadah pembinaan tersebut. Dan, walaupun tahu, seringkali juga tidak aktif. Istilahnya, hanya numpang nama, menuntut hak, lupa kewajiban. Alasan klasiknya, sibuk kuliah, ada ujian atau sibuk kerja. Tentu saja hal ini akan merugikan anggota lain yang ingin aktif, misalkan menghambat pleno. Bagaimanapun, suatu organisasi akan berkembang apabila didukung oleh para anggota yang sadar mengapa mereka berada di dalamnya, dan mengorbankan tenaga serta waktunya untuk kepentingan organisasi. Kepemimpinan pengurus wadah-wadah pembinaan yang ada juga sangat berpengaruh terhadap kemajuan wadah-wadah pembinaan tersebut. Kenyataan yang ada, suatu organisasi akan lebih cepat berkembang apabila para pimpinannya aktif mengelola organisasi tersebut. Apabila pimpinannya tidak aktif, tentu saja berimbas kepada anggotanya. Sehebat-hebatnya suatu sistem, kalau pimpinannya bersikap masa bodoh terhadap perkembangan dan permasalahan yang ada dalam organisasi yang dipimpinnya akan sulit wadah pembinaan tersebut mencapai tujuannya.
Dengan demikian, kaderisasi dalam wadah-wadah pembinaan akan berjalan apabila berisi anggota-anggota yang sadar dan aktif dalam organisasinya tersebut, perhatian lembaga induk, dan kepemimpinan yang baik serta didukung oleh sistem yang baik pula. Tanpa hal tersebut, sulit rasanya kaderisasi dalam wadah-wadah pembinaan yang ada untuk berjalan dengan baik.

Pelatihan
Latihan merupakan hal yang terpenting dalam menempa diri untuk dapat mencapai keinginannya. Begitu pentingnya, sampai ada slogan lebih baik mandi keringat dalam latihan daripada bersimbah darah dalam pertempuran. Namun, hal ini yang seringkali terlupakan dalam dunia Penegak dan Pandega.
Di dalam Gerakan Pramuka, pengembangan diri seorang Penegak dan Pandega menggunakan sarana yang disebut Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK). SKU merupakan standar bagi seorang Penegak dan Pandega sesuai dengan tingkatannya. Sedangkan SKK merupakan kemampuan standar seorang Penegak dan Pandega atas suatu keahlian atau kemampuan tertentu. SKU dan SKK merupakan stimulus dalam upaya pengembangan diri Penegak dan Pandega. Dengan demikian, seorang Penegak dan Pandega minimal mempunyai kemampuan yang ada dalam SKU dan SKK tersebut. Diharapkan lebih dari standar tersebut dengan terus-menerus mengembangkan kemampuan pribadinya. Untuk SKK, diharapkan keterampilan yang dimilikinya terus diasah sehingga menjadi kelebihan tersendiri bagi dirinya. Jadi tidak berhenti hanya sampai didapatkannya TKK.
Namun, Gugusdepan sebagai ujung tombak pembinaan melalui para pembinanya mulai banyak yang tidak menjalankan standar minimal tersebut dengan baik. Seringkali seorang Pramuka Penegak Bantara tidak tahu apa itu Dewan Kerja atau Saka. Akibatnya, suatu kegiatan pelatihan seperti LPK atau KPDK harus mengulang kembali materi tentang Dewan Kerja dari dasar yang seharusnya lebih kepada pengembangan wacana dan diskusi.
Begitu pula dalam kegiatan pelatihan yang diadakan oleh Dewan Kerja ataupun Saka. Sampai saat ini belum ada suatu sistem yang jelas mengenai kegiatan pelatihan. Di dalam kegiatan pelatihan yang diadakan Dewan Kerja, masih belum ada kesepakatan apakah sistem pelatihannya berjenjang atau tidak. Begitu pula dengan materi yang diberikan. Apabila bercermin dengan organisasi kepemudaan lain, militer, atau yang lebih dekat, sistem pelatihan untuk pembina, pada umumnya sistem yang diterapkan berjenjang, waktu yang jelas, dan memiliki materi standar. Dalam sebagian organisasi kepemudaan, penjenjangan, waktu pelaksanaan beserta materinya dibahas tuntas dalam musywarah pimpinan mereka. Sehingga hasilnya mengikat dari pusat sampai yang terbawah. Dengan demikian, hasilnya dapat terukur dengan jelas secara umum dan memiliki kateristik tersendiri. Begitu pula dalam Saka, belum ada kegiatan pelatihan yang jelas dan terarah dengan baik. Yang ada, perubahan-perubahan SKK yang Surat keputusannya belum tentu sampai pada tingkatan pelaksananya. Itulah sekelumit gambaran permasalahan yang dihadapi oleh organisasi kader yang mengalami krisis kader. Tentu saja masih banyak permasalahan kaderisasi yang dihadapi suatu wadah pembinaan. Dan ini tentu saja dapat menjadi pembelajaran dan tantangan untuk terus maju dengan tidak lupa berusaha dan berdoa.

Sejarah komputer

Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejah dahulu kala berupa mekanik maupun elektronik
Saat ini kompuite dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.

SEJARAH KOMPUTER MENURUT PERIODENYA ADALAH:

A. ALAT HITUNG TRADISIONAL DAN KALKULATOR MEKANIK
ALAT HITUNG TRADISIONAL dan KALKULATOR MEKANIKAbacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi.Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, abacus kehilangan popularitasnya Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642,
Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak. Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan
Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.
Barulah pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.
Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukanperhitungan persamaan differensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis
Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.
Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, disain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.
Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.
Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat penemuan baru lainnya. Vannevar Bush (18901974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.

B. KOMPUTER GENERASI PERTAMA

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer Z3, untuk mendisain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna general-purpose computer), ia hanya didisain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa ini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer.
Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic komputer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut. Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.

C. KOMPUTER GENERASI KEDUA
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.

D. KOMPUTER GENERASI KETIGA
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC: integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

E. KOMPUTER GENERASI KEEMPAT
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukuran setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan kehandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yangsangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensi terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak,informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

F. KOMPUTER GENERASI KELIMA
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhan. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.